MOMENTUM, Sukadana – Deki Isimirawansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Timur masa bakti 2026–2030. Ia ditetapkan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Lampung Timur di Aula Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Jumat (30/10/2026).
Deki menjadi calon tunggal setelah satu kandidat lainnya mengundurkan diri. Sebanyak 34 dari 38 cabang olahraga (cabor) di Lampung Timur hadir dalam musyawarah tersebut.
Terpilihnya Deki diharapkan menjadi momentum pembenahan organisasi sekaligus peningkatan prestasi atlet Lampung Timur. Tantangan terdekat yang harus dihadapi kepengurusan baru adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–28 November mendatang di Bandar Lampung.
Musorkab tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung Margono Tarmudji, Ketua Caretaker KONI Lampung Timur Achmad Chrisna Putra, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta pengurus cabang olahraga.
Achmad Chrisna Putra mengatakan, pelaksanaan Musorkab merupakan proses panjang setelah terjadi kekosongan kepemimpinan menyusul pengunduran diri ketua sebelumnya, Bambang Hartono.
Menurut dia, KONI Provinsi Lampung telah beberapa kali menunjuk pelaksana tugas sebelum akhirnya menetapkan caretaker pada 21 September 2026 untuk memastikan organisasi kembali berjalan dan Musorkab terlaksana.
"Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah daerah, KONI Provinsi Lampung, serta seluruh insan olahraga, Musorkab hari ini dapat terlaksana. Harapannya, ketua terpilih mampu membangkitkan semangat olahraga dan meningkatkan prestasi atlet Lampung Timur," ujarnya.
Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung Margono Tarmudji yang mewakili Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat mengapresiasi pelaksanaan Musorkab tersebut.
Margono meminta kepengurusan baru segera dibentuk agar dapat langsung bekerja. Terlebih, waktu persiapan menuju Porprov X Lampung 2026 semakin terbatas.
Ia menyebutkan, Porprov mendatang akan mempertandingkan 32 cabang olahraga. Pada ajang sebelumnya, Lampung Timur menempati peringkat ketujuh dengan perolehan 65 medali emas, 72 perak, dan 102 perunggu.
Menurut Margono, potensi atlet Lampung Timur cukup besar, tetapi perlu ditunjang pembinaan yang lebih optimal. Peningkatan prestasi, kata dia, membutuhkan sinergi KONI, pemerintah daerah, pengurus cabor, pelatih, dan atlet.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi juga menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga dan penguatan organisasi KONI.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid, merangkul seluruh cabang olahraga, serta menyusun program pembinaan atlet secara terarah dan berkelanjutan.
"Keberhasilan olahraga tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah. Dibutuhkan kerja keras pengurus, dedikasi pelatih, serta kedisiplinan dan semangat para atlet," kata Azwar.
Setelah terpilih, Deki mengatakan prioritas awalnya adalah segera menyusun kepengurusan agar organisasi dapat langsung bekerja menghadapi Porprov.
Menurut dia, seluruh pengurus dan cabang olahraga harus bergerak bersama untuk memastikan atlet yang selama ini menjalani latihan dapat dipersiapkan secara optimal.
"Pertama, kami akan menyusun kepengurusan terlebih dahulu. Namun, tidak bisa terlalu lama karena sudah ada agenda besar di depan, yaitu Porprov. Kami harus segera bekerja bersama seluruh cabang olahraga agar persiapan atlet yang selama ini sudah berlatih dapat berjalan dengan baik," ujar Deki.
Ia menargetkan Lampung Timur mampu memperbaiki peringkat pada Porprov mendatang. Untuk jangka panjang, KONI juga akan memperkuat penjaringan dan pembinaan atlet sejak usia dini guna menyiapkan regenerasi atlet berprestasi.
Sementara itu, Achmad Chrisna Putra berharap kepemimpinan Deki dapat merangkul seluruh insan olahraga dan memberikan perhatian lebih kepada atlet potensial daerah.
Ia menyoroti masih adanya atlet asal Lampung Timur yang memperkuat daerah lain karena dinilai belum memperoleh pembinaan secara maksimal di daerah sendiri.
Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan dan memberikan ruang bagi atlet lokal untuk berkembang serta mengharumkan nama Lampung Timur.(*)
Editor: Muhammad Furqon
