Tahanan Tipikor Polda Lampung Meninggal, Keluarga Minta Transparansi Rekam Medis

img
Ilustrasi. Ist.

MOMENTUM, Kotabumi -- Antoni, tahanan titipan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung dalam kasus dugaan korupsi, meninggal dunia di RS Bhayangkara pada Sabtu (18/10/2026) pukul 05.40 WIB. Keluarga mempertanyakan penanganan kesehatan almarhum, termasuk penolakan permohonan pembantaran penahanan yang diajukan dua hari sebelum kematiannya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Antoni mengajukan permohonan pembantaran penahanan dengan alasan kesehatan pada Kamis (16/10/2026) pukul 08.00 WIB. Namun, permohonan tersebut tidak dikabulkan pada pukul 16.00 WIB di hari yang sama.

Menurut keluarga, keputusan itu merujuk pada hasil pemeriksaan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Lampung.

Pada malam harinya, sekitar pukul 19.00–19.30 WIB, kondisi Antoni dilaporkan memburuk hingga tidak sadarkan diri. Ia kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.

Rangkaian peristiwa tersebut kini menjadi perhatian keluarga. Mereka meminta penjelasan transparan mengenai hasil pemeriksaan kesehatan, dasar penolakan pembantaran, serta penanganan medis yang diberikan kepada Antoni selama berada dalam tahanan.

“Kami hanya ingin semuanya terang berdasarkan bukti medis yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar perwakilan keluarga.

Keluarga juga berharap ada pemeriksaan independen untuk memastikan penanganan terhadap Antoni telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP), terutama terkait pemenuhan hak tahanan yang mengalami gangguan kesehatan.

Hingga berita ini ditulis, media masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kabid Dokkes dan Dirreskrimsus Polda Lampung mengenai hasil pemeriksaan kesehatan Antoni, pertimbangan penolakan pembantaran, serta prosedur penanganan medis yang dilakukan sebelum almarhum meninggal dunia.

Keterangan resmi mengenai riwayat kesehatan Antoni selama dalam tahanan dan penanganan yang diberikan di RS Bhayangkara juga masih ditunggu.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos