Whatsapp Relawan Prabowo-Sandi Diretas

img
Ilustrasi//ist
Bandar Lampung

Harianmomentum.com--Beberapa relawan Prabowo-Sandi di wilayah Lampung mengaku diserang oleh hackers (peretas). 

Hermawan, salah satu relawan Prabowo-Sandi mengatakan, sempat beredar pesan terkait rencana aksi Makar pada 20-22 Mei yang diunggah melalui akun whatsap miliknya pada Rabu (15-5-2019) dini hari. Padahal, dia tidak pernah menuliskan maupun meneruskan pesan tersebut.

Pesan itu berisi himbauan: waspada tanggal 20-22 Mei jangan keluar rumah akan ada aksi kerusuhan besar-besaran di berbagai daerah. Selanjutnya, dibagian bawah ada alamat akun youtube yang berisi konten rencana aksi besar-besaran di Jakarta saat penetapan KPU RI pada 22 Mei. 

“Info itu tidak benar adanya, dan harus diketahui bahwa pelaku penyebar informasi tersebut bukanlah saya. Akun whatsapp telah diretas atau dibajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Hermawan usai aksi di KPU Lampung, Rabu (15-5-2019).

Hermawan menduga, peretasan tersebut berkaitan dengan adanya rencana aksi di depan kantor KPU Lampung.

Namun menurut dia, aksi di Kantor KPU Lampung bukanlah gerakan makar, melainkan hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang menginginkan pemilu jujur, adil, dan damai.  

"Gerakan menyampaikan pendapat adalah gerakan yang sah dan dilindungi oleh undang-undang, tidak melanggar konstitusi apalagi makar," jelasnya. 

Menurut dia, pembajakan akun whatsapp itu tidak hanya menimpa Hermawan. "Ada beberapa rekan seperjuangan, seperti Ketua Macan Asia Sakti (MAS) Lampung Ida Fatma yang akrab disapa Mak Ratu Sengon, akun Whatsappnya juga terkena Hack," ungkapnya.

Baca juga: Relawan Prabowo Sandi Berdemo, KPU Disebut Penipu Umat

Ida Fatma (Ratu Sengon) saat dihubungi melalui sambungan teleponnya mebenarkan bahwa akun Whatsappnya sempat diretas.

"Benar, akun Whatsapp saya juga di hack orang, saya juga baru mengetahuinya Rabu dini hari tadi,” ujarnya. 

Menurut Ida, tindakan tersebut sangat merugikan dan merusak nama baiknya. “Untuk itu, siapapun yang menerima pesan yang berisi vidio youtube dari akun Whatsapp saya untuk tidak percaya akan hal tersebut, karena akun saya dan akun Hermawan itu telah dibajak," ungkapya.

Untuk itu, dia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya atas informasi yang tersebar melalui akun whatsapp tersebut.

"Dalam situasi politik yang sedang hangat ini, kita jangan mudah terpancing dan mudah percaya atas informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi kejadian ini informasi itu dikirim oleh penjahat yang membajak Whatsapp kami," jelasnya.

Baca juga: Pesan untuk Mahasiswa dari Emak-emak yang Turun ke Jalan

Hal senada juga disampaikan Ustadzah Mery. Dia juga mengaku kalau akun jejaring sosialnya diretas oleh hacker.

“Akun-akun kami (relawan Prabowo-Sandi) diretas oleh mereka yang tidak suka dengan keberadaan kami, yang tidak suka dengan perjuangan kami,” kata dia saat orasi di depan kantor KPU Lampung, Rabu (15-5).

Untuk itu, dia meminta pihak kepolisian menyelidiki permasalahan tersebut.(acw)



Leave a Comment