Sebagian Besar Jemaah Haji Indonesia sudah Memasuki Kota Mekkah

img
Suasana Masjidil Haram pada Kamis, 1 Agustus 2019. Foto. Rozi.

Laporan kontributor Harian Momentum Rozy Alfian dari Arab Saudi

Harianmomentum.com--Waktu pelaksanaan ibadah haji tinggal sekitar delapan hari lagi. Seluruh jemaah haji Indonesia gelombang pertama dan sebagian gelombang kedua sudah memasuki Kota Suci Makkah.

Data yang dikutip dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, Rabu (31/7) pukul 09.00 waktu Arab Saudi (WAS), jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi sebanyak 170.238 orang. 

Sementara sebanyak 171.857 orang dari sekitar 231 ribu umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini sudah meninggalkan tanah air. 

Sedangkan jemaah yang tiba di Madinah dan sudah diberangkatkan menuju Mekkah sebanyak 93.947 jamaah. Rombongan terakhir jemaah asal Indonesia yang meninggalkan Madinah menuju Mekkah berlangsung pada Ahad (28/7/2019). 


“Pada Ahad, 28 Juli 2019, Insya Allah pukul 20.00 malam (WAS), kloter (kelompok terbang) terakhir akan tiba di Mekkah, yakni kloter SUB 40,” kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Mekkah, Minggu (28/7/2019)

Sementara jemaah haji Indonesia yang saat ini belum tiba di Tanah Suci, mereka akan langsung menuju Mekkah. Rombongan jemaah yang datang belakangan, akan berziarah ke Madinah setelah selesai menunaikan ibadah haji. 

Suasana Kota Makkah pada hari terakhir ini, semakin padat oleh umat Islam dari berbagai negara. "Sekarang di terminal dan di masjid sudah penuh dan berdesak-desakan, bahkan sebagian jemaah yang terlambat datang sudah mendapatkan shaf hampir sampai ke depan terminal" ujar Harits Syinwani, seorang jemaah asal Lampung.

Pada kondisi seperti saat ini, jemaah haji diminta untuk berhati-hati dan selalu bersama-sama saat berpergian termasuk ketika menuju Masjidil Haram, terutama untuk jemaah yang sudah tua agar tidak sampai tersesat.

"Banyak jemaah yang sudah sepuh yang kesasar. Jadi, ya, kami harus sering mengontrol jemaah," ujar Mashudi, petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) asal Lampung.

Mashudi bersama rekannya, Ahmad Jaki, mengaku, selalu menyampaikan imbauan kepada jemaah agar tidak pergi sendirian saat meninggalkan maktab. Selain itu, jemaah juga diminta untuk menjaga kesehatan mengingat puncak ibadah haji masih beberapa hari lagi. 

"Jangan sampai saat tiba waktu melaksanakan ibadah haji, kecapean atau sakit," Ahmad Jaki.

Menurut Jaki, petugas PPIH, TPHD, TPHI dan TPIHI dan TKHI di selalu siaga di masing-masing hotel jemaah untuk menjaga dan melayani jemaah haji.  (red).






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos