MOMENTUM, Bandarlampung – Polda Lampung mencatat sedikitnya 79 titik jalan rusak di jalur yang diprediksi akan dilalui pemudik pada musim mudik Lebaran 2026. Kerusakan tersebut tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung untuk mempercepat perbaikan jalan tersebut. Pemerintah provinsi menargetkan seluruh perbaikan rampung paling lambat H-5 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Berdasarkan pemetaan kami bersama Dinas Bina Marga Provinsi Lampung terdapat 79 titik jalan rusak. Saat ini proses perbaikan masih terus dilakukan,” kata Helfi, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan jalan terus dikebut agar jalur mudik dapat dilalui dengan aman dan nyaman oleh masyarakat. Pihak Bina Marga menargetkan pengerjaan dapat selesai paling lambat H-5, atau maksimal H-3 sebelum Lebaran.
“Mereka menargetkan selesai di H-5 atau maksimal H-3 Lebaran. Hingga saat ini pengerjaan masih terus dilakukan,” ujarnya.
Helfi berharap target tersebut dapat tercapai sehingga pemudik tidak mengalami kendala saat melintasi jalur mudik di wilayah Lampung. Namun, ia tetap mengingatkan pemudik untuk berhati-hati selama perjalanan.
“Jika memang belum selesai hingga batas waktu target, kami mengimbau pemudik tetap waspada, menjaga kondisi tubuh, dan jika lelah sebaiknya beristirahat di pos-pos yang telah disediakan,” tambahnya.
Berdasarkan data Polda Lampung, titik jalan rusak paling banyak terdapat di Kabupaten Tulangbawang sebanyak 12 titik, disusul Kota Bandarlampung 11 titik, dan Kabupaten Tanggamus 10 titik.
Rincian kerusakan jalan tersebut antara lain:
Kota Bandarlampung: 11 titik, di antaranya Jalan Soekarno Hatta, Jalan R. Imba Kusuma, Jalan Sumur Putri, Jalan Yos Sudarso, Jalan ZA Pagar Alam, Jalan Sultan Agung, Jalan Kapten Abdul Haq, Jalan P. Tirtayasa, Jalan P. Damar, Jalan Hendro Suratmin, dan Jalan Ratu Dibalau.
Lampung Timur: 5 titik, di Jalan A.H Nasution Km 15–18, Jalan Raya Batanghari Nuban Km 11–13, Jalan Raya Sukadana Km 4–8, Jalintim Km 202 Desa Nyampir, serta Jalintim Km 219–220 Desa Tanjung Kesuma.
Lampung Tengah: 8 titik, di Jalinsum Gunung Sugih, Simpang Pepadun Gunung Sugih, depan pabrik kertas Buyut Udik, depan Villa Sutan Haji, Jalan Kampung Buyut Udik, Jalan Rigid Beton Buyut Ilir dekat pabrik BW, Jalan Kampung Kota Gajah, dan depan Lapangan Kota Gajah.
Lampung Barat: 6 titik, di Jalan Lintas Liwa–Way Tenong, Jalan Lintas Liwa, serta ruas Jalan Provinsi Lintas Liwa–Muaradua pada Km 7, Km 10, dan Km 16.
Waykanan: 6 titik, di Jalinteng Km 175 Tiuh Balak Pasar, Km 185 Gunung Katun, Km 187 Kampung Bumiratu, Km 218–220 Kampung Bumi Baru, serta Km 222 dan Km 229 Kampung Tanjung Raja.
Tanggamus: 10 titik di ruas Jalan Lintas Barat dari Km 58 hingga Km 126.
Tulangbawang Barat: 3 titik, di Jalan Simpang PU Tiyuh Murni Jaya, Jalan KH Ahmad Dahlan Tiyuh Candra Mukti, serta Jalan Raya Pasar Mulya Asri.
Lampung Selatan: 5 titik, meliputi Jembatan Pasuruan Kecamatan Penengahan, Jalan Desa Blambangan Kalianda, Jalan Desa Jati Kalianda, Jalan Desa Darmayoga, dan Jalan Desa Bunut.
Kota Metro: 2 titik, di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Ganjar Agung dan Jalan Pattimura Kelurahan Banjarsari.
Tulangbawang: 12 titik di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera dari Astra Ksetra hingga Bujuk Agung.
Lampung Utara: 3 titik di Jalinsum Km 118–121, Km 130–135, dan Km 143–145.
Pesisir Barat: 2 titik, di Jalan Lintas Barat Km 214 Pekon Tulung Bamban dan Jalan Lintas Barat Pekon Penggawa V.
Pesawaran: 1 titik di Jalan Lintas Barat Km 26 Simpang Tugu Pengantin.
Pringsewu: 5 titik di ruas Jalan Lintas Barat Km 27–55 serta beberapa ruas jalan provinsi di STA 11–16.
Polda Lampung memastikan pemantauan kondisi jalur mudik terus dilakukan selama masa persiapan hingga pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. (**)
Editor: Muhammad Furqon
