Ketua KONI: Pengurus Wajib Konsentrasi Hadapi Porwil di Bengkulu

img
Rapat Bidang Pembinaan dan Prestasi, di Ruang rapat UBL Pasca Sarjana Bandarlampung pada Senin 9 September 2019./ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Dr Yusuf Sulfarano Barusman menegaskan seluruh pengurus wajib konsentrasi guna menghapadi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Bengkulu.

"Perhelatan Porwil akan dimulai beberapa hari lagi, bahkan 11 cabang olahraga (cabor) mulai dipertandingkan sejak 1 November mendatang," kata Dr Yusuf Sulfarano Barusman saat memimpin rapat Bidang Pembinaan dan Prestasi, di Ruang rapat UBL Pasca Sarjana Bandarlampung pada Senin 9 September 2019. 

Menurut dia, konsenterasi KONI Lampung harus tertumpu pada satu titik, yakni Porwil. 

“Semua komponen pengurus saya minta fokus untuk membantu pencapaian prestasi Porwil. Melalui bidang masing-masing dan apa yang bisa dilakukan untuk mendukung atlet Lampung di Porwil," katanya.

Dia mengharapkan, semua harus saling berkomunikasi positif memberikan masukan dan bekerja sesuai tugas pokok masing-masing.

"Sudah tidak ada waktu lagi untuk bicara hal-hal di luar Porwil. Kita fokus Porwil dulu,” tegas Yusuf. 

Yusuf menekankan Bidang Binpres sudah benar melakukan persiapan segala program untuk mendukung prestasi para pejuang pada ajang Porwil. 

“Saya harus berterima kasih kepada Pak Frans dan kawan-kawan di Binpres yang siang malam sudah terus melakukan dukungan dari berbagai program untuk membantu atlet Porwil tampil lebih maksimal. Lakukan yang terbaik, karena waktunya hanya sedikit,” pungkasnya.

Untuk mencapai hasil terbaik memang sudah tidak mungkin memaksakan program yang ideal, tetapi setidaknya memberikan dorongan lebih pada persiapannya. Maka dari itu Yusuf berpesan beberapa hal pokok agar KONI Lampung terus melakukan pemantauan terhadap beberapa persiapan cabang olahraga peserta Porwil.

“Pantau terus dan terutama beberapa hal seperti gizinya, pola latihannya, keseriusannya, dorong semangat tandingnya serta mentalitasnya. Sehingga, KONI akan tahu apakah target yang dicanangkan realistis atau tidak,” ungkapnya.

Yusuf meminta semua dilakukan dengan realistis. “Jika diadakan pendekatan sport science masih sempat atau tidak, sehingga anak-anak kita bisa ada peningkatan pada akhir persiapannya menuju Bengkulu. Lalu dipantau pula sarana dan prasaranya yang mungkin bisa dibantu dengan cepat,” ujarnya.

Terkait beberapa atlet Lampung yang masuk pelatihan nasional (Pelatnas) SEA Games, Yusuf berpesan agar segera didata untuk bisa dikunjungi dan diberikan semangat.

“Saya mohon dibantu beberapa teman yang bisa mengunjungi anak-anak kita di Pelatnas. Nanti saya juga akan ke sana. Saya akan pantau langsung anak-anak berprestasi kita ini, karena ini aset PON nanti,” kata Yusuf.

Dalam Porwil mendatang, Lampung akan mengikuti 11 cabang olahraga diantaranya: Atletik, Bolavoli, Bulutangkis, Catur, Biliar, Kempo, Muaythai, Panjat Tebing, Renang, Sepakbola dan Tinju. Dari 11 cabor ini akan diberangkatkan 157 atlet. 

Sedangkan yang dipertandingkan, setiap Cabor mempunyai nomor yang berbeda-beda jumlahnya dan yang terbesar adalah renang dengan 37 nomor pertandingan. Sedangkan Atletik ada 17 nomor pertandingan dan Tinju terbagi dalam 17 kelas dengan memperebutkan 17 medali emas.(red)



Leave a Comment