Persiapan PON 2020, KONI Gelar Penataran Pelatih

img
Para pelatih peserta penataran berfoto bersama jajaran pengurus KONI Lampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung menggelar penataran pelatih menjelang PON XX tahun 2020 di Papua.

Pelatihan yang dijadwalkan selama tiga hari itu berlangsung di Hotel Syariah Bandarlampung, Selasa (17-12) hingga Kamis (19-12) mendatang.

Wakil ketua II KONI Lampung Frans Nurseto menyebutkan penataran tersebut dimaksudkan agar para pelatih lebih siap dalam menghadapi PON 2020.

Frans menjelaskan penataran tersebut diikuti oleh 40 pelatih dari 16 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam KONI Lampung. "Jadi penataran ini akan berlangsung selama tiga hari. Ada sekitar 40 pelatih dari 16 cabor yang ikut, mereka akan digembleng berbagai materi," jelasnya.

Dia menuturkan pada hari pertama, para pelatih diberikan materi tentang strategi, taktik mencapai target, pengenalan iklim dan budaya di Papua.

Hari berikutnya, akan materi tentang tahap-tahap dalam mencapai target. Mulai dari persiapan, hingga pelaksanaan. "Hari terakhir, mereka diberikan materi mengenai analisis potensi dan tantangan yang dihadapi pada PON Papua," terangnya.

Frans berharap melalui penataran tersebut, para pelatih bisa lebih optimis dalam menghadapi tantangan. Sehingga, target 10 besar bisa tercapai. "Meski tantangan sangat besar. Tapi kami (KONI) masih optimis mencapai target," ujarnya.

Tidak hanya penataran pelatih, KONI juga akan melakukan beberapa langkah sistematis guna menghadapi PON Papua. Antara lain, konsolidasi antar pelatih, manager dan KONI, penataran dan program pelatihan, dan simulasi try out, yang terakhir mengumpulkan informasi dalam melihat peluang dari daerah-daerah lain.

Bahkan, KONI juga sudah membagi para atlet ke dalam tiga kategori: atlet khusus dengan target lebih dari satu emas; atlet andalan berpotensi meraih emas; atlet potensial meraih medali baik perunggu, perak dan emas.

"Dalam sejarah PON, kita pernah meraih lima besar pada tahun 1989, artinya jika cuma mau mencapai sepuluh besar kita masih optimis lah, maka kita siapkan tahapan untuk kesana" katanya.

Sementara, Ketua Harian KONI Lampung Hannibal menyebutkan pada PON 2020, provinsi tersebut harus mampu masuk 10 besar. "Jika PON sebelumnya kita hanya mencapai lima belas besar, tahun depan kita harus masuk sepuluh besar," ungkapnya.

Target tersebut optimis dicapai, mengingat KONI Lampung terus melakukan persiapan jelang PON XX Papua, Oktober 2020. Terlebih lagi, pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Bengkulu Lampung berhasil mengumpulkan 12 medali emas, 13 perak dan 25 perunggu. Perolehan itu membuat Lampung menempati urutan ke tujuh dari sepuluh Provinsi yang berpartisipasi. (rft)



Leave a Comment