Soal Tower Crane, Kadis PU Takut dengan Kontraktor?

img
Tower crane yang berada di Pasar Smep, padahal tender proyek tersebut baru saja dimulai.

MOMENTUM, Bandarlampung-- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung diduga tidak berdaya menghadapi Ardi Wiranagara, kontraktor langganan pemkot spesialis pembangunan gedung.

Sehingga tak heran, tower crane sewaan milik kontraktor sudah terpasang di lokasi, meski paket proyeknya masih tahap tender.

Hal itu diungkapkan sumber terpercaya di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung kepada harianmomentum.com, beberapa hari lalu.

Baca juga: Bela Kontraktor, Walikota Sebut Tower Crane Milik Pemkot

Menurut dia, kasus dua tower crane yang saat ini terpasang di dua lokasi proyek yang dinaungi Dinas PU sama halnya seperti yang terjadi di lokasi proyek pembangunan menara Masjid Al Furqon.

“Tower crane yang terpasang sebelumnya di lokasi proyek menara Masjid Al Furqon sejak tahun 2017 hingga 2019 tidak pernah dibongkar. Kenapa? Karena Kadis PU dan Kabid Cipta Karya takut sama kontraktornya,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. 

Sumber itu menyebut, Ardi Wiranagara merupakan kontraktor langganan kesayangan walikota, sehingga Dinas PU tidak berkutik menghadapinya.

Baca juga: DPRD Tantang Walikota Buktikan Kepemilikan Tower Crane

“Sudah menjadi rahasia umum di lingkaran pejabat pemkot, jika Ardi memang kontraktor kesayangan walikota. Termasuk Soni Rahadiyan, Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) juga tidak berkutik dengan Ardi,” katanya.

Dikonfirmasi terkait kebenaran informasi itu, Kepala Dinas PU Iwan Gunawan dan Kabid Cipta Karya Supardi tidak merespon. Berulangkali ditelpon tidak menjawab. Begitupun saat dikirim pesan melalui aplikasi WhatsApp (WA).  

Terpisah Direktur PT Asmi Hidayat dan PT Zsazsa Abadi Mandiri Ardi Wiranagara juga enggan memberi tanggapan saat dikonfirmasi terkait hal itu. (**)

Laporan: Agung DW

Editor: Andi S Panjaitan






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos