Ike Edwin: Wajib Beretika dalam Berdemokrasi

img
Bakal calon Walikota Bandarlampung, Ike Edwin. Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Bakal calon Walikota Bandarlampung, Ike Edwin menegaskan bahwa seluruh masyarakat wajib menjaga etikanya dalam berdemokrasi. Terlebih para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bandarlampung.

"Saya ingatkan kepada aparat pemerintah terutama RT dan lurah harus bertindak netral dan harus menjaga sopan santun dalam berdemokrasi. Silahkan bebas mendukung siapa saja,  mau Riyco,  Eva atau yang lain. Tapi jangan ada interpensi," kata Ike Edwin saat menghadiri HUT ke-4, PT Hulu Balang, dibawah pimpinan M Yani, Selasa (23-6-2020).

Hal itu ditegaskannya menanggapi banyaknya laporan masyarakat,  atas ketidak netralan para oknum ASN di kota setempat, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ike Edwin pun mengimbau kepada warga kota setempat untuk tidak ragu melaporkan ke pihak berwajib jikalau melihat ada oknum ASN, terutama lurah, camat, atau jajarannya yang dengan sengaja turut dalam politik praktis. Mengkampanyekan salah satu bacalonkada.

Sebelumnya, mantan Kapolda Lampung yang akrab disapa Dang Ike itu mengatakan, dia akan memprioritaskan tenaga kerja untuk masyarakat Kota Bandarlampung serta siap mensejahterkan para kaum buruh jika kelak menjadi orang nomor satu di kota setempat.

"Untuk menciptakan hal itu,  kita harus menyediakan SDM yang tangguh dengan cara mengadakan pelatihan-pelatihan, agar tenaga kerja kita di Lampung trampil dan siap pakai," kata Dang Ike.

Ike Edwin juga mengatakan, Provinsi Lampung memiliki keistimewaan. Sebab satu-satunya provinsi yang bisa melakukan salam dengan cara menggunakan jari jempol dan telunjuk (salam Lampung).

"Dengan salam Lampung yang sudah viral ke seluruh Indonesia, Provinsi Lampung memiliki keistimewaan tersendiri," jelas Perdana Mentri Sekala Brak Lampung itu.(rls)

Laporan: Vino Anggi Wijaya

Editor: Agung Chandra Widi



Leave a Comment