Pernyataan Sekkot Bandarlampung 'Dikecam'

img
Mantan Komisioner KPU Lampung: Nanang Trenggono (kiri) dan Handi Mulyaningsih. Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung: Nanang Trenggono dan Handi Mulyaningsih mengecam pernyataan yang dilontarkan Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung, Badri Tamam, yang menyebut kalau saat ini pemerintah kota setempat tidak punya uang untuk membiayai Pilwakot 2020.

"Jawaban Sekkot tidak bijaksana. Bila benar ia mengatakan demikian," kata Nanang melalui pesan whatsapp yang diterima harianmomentum.com.

Hal itu disampaikan Nanang menanggapi pemberitaan harianmomentum.com berjudul "Anggaran Pilwakot Terkatung-katung, Sekkot: Kita Tidak Punya Uang" yang diterbitkan pada 24 Juni 2020.

Menurut akademisi asal Universitas Lampung (Unila) itu, seharusnya sekkot dapat menjelaskan persoalan anggaran dengan cara yang bijaksana dan dapat mencari jalan keluar terbaik.

"Padahal Sekkot pernah menjadi Sekretaris KPU Provinsi Lampung. Tentu memahami pentingnya pilkada," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Handi Mulyaningsih. Akademisi Unila itu pun turut mengecam pernyataan Sekkot tersebut.

"Memang kondisi keuangan daerah sedang down karena dampak covid. Tapi saya berharsp ada solusi yang bijak," ungkapnya.

Sebab, sambung dia, pemerintah harus paham, bahwa jajaran penyelenggara Pilkada harus menerima gaji tepat pada waktunya.

"Kalau tak ada anggaran, tak mungkin dilaksanakn tahapan verifikasi dukungan calon perseorangan," ungkapnya.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi



Leave a Comment