Minibus Terperosok ke Sungai, Anggota DPRD Minta Pemerintah Evaluasi Kondisi Jembatan

img
Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Yusnadi. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Yusnadi meminta pemerintah mengevaluasi kondisi jembatan, terutama yang sudah berusia lama dan jembatan gantung.

Yusnadi meminta pemerintah daerah proaktif memonitor kondisi jembatan yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat. Tujuannya, untuk mencegah terhadap berbagai kemungkinan yang merugikan masayrakat

Hal itu disampaikan Yusnadi, menyusul kecelakaan minibus yang terperosok ke sungai di jembatan gantung Pekon Banjaragung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Satu unit minibus dengan 18 penumpang jatuh ke sungai. Dua penumpang dilaporkan dalam kondisi kritis dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan badan kendaraan berada di sungai, sementara jembatan gantung tampak miring. Warga setempat bergotong-royong mengevakuasi penumpang dan sopir dari dalam kendaraan.

Yusnadi menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut. Ia menilai kejadian itu harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan penghubung masyarakat.

“Ini perlu menjadi perhatian khusus. Banyak jembatan dengan konstruksi lama di Lampung yang kondisinya serupa. Jangan menunggu ada korban atau kejadian viral baru dilakukan perbaikan,” kata Yusnadi, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, jembatan merupakan akses vital bagi mobilitas warga sehingga harus menjadi prioritas dalam program pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Ia mengatakan pembahasan perbaikan jembatan telah dilakukan bersama BMBK dan kementerian terkait dengan skema bertahap sesuai kemampuan anggaran.

Ia mencontohkan perbaikan jembatan di Kalipasir dan Waybungur, Lampung Timur, yang sempat viral dan kini menunjukkan progres. Pemerintah menyiapkan jembatan gantung sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.

Selain di Tanggamus, ia menyebut sejumlah jembatan gantung di wilayah lain seperti Lampung Tengah juga membutuhkan perhatian segera. Ia mendorong penerapan pola penanganan sementara agar akses antar desa tidak terputus.

Yusnadi menegaskan pemerintah daerah melalui BMBK perlu lebih proaktif melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap kondisi jembatan di seluruh wilayah Lampung.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan jalan dan jembatan,” ujarnya. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos