Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar

img
Rumah mlik Parjoni warga Gisting terbakar. Foto. Glh.

MOMENTUM, Gisting--Sebuah rumah semi permanen milik Parjoni di Dusun Kedatuan Pekon Kutodalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, habis terbakar pada Ahad (5-7-2020) dini hari tadi, sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut Kapolsek Talangpadang Iptu Khairul Yassin Ariga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun rumah yang ditempati Parjono sekeluarga habis terbakar. 

"Kami sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Dugaan sementara kebakaran akibat konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa tapi rumah dan seisinya terbakar," kata Khairul, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Kapolsek menjelaskan, kebakaran yang terjadi di RT 10/RW 04 tersebut pertama diketahui oleh Malik (25), anak korban. 

Teriakan Malik saat melihat kebakaran, didengar 

Tubagus (30), tetangganya yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban. 

Saat itu dia belum tidur. Mendengar teriakan itu, dia langsung rumah untuk mengecek adanya rumah terbakar. Sedangkan para korban masih terjebak di dalam rumah.

Selanjutnya, dia mendobrak pintu depan dan belakang rumah untuk selamatkan empat anggota keluarga masih di dalam. Mereka terdiri dari ibu dan dua anak, serta seorang cucu. Sedangkan kepala keluarga sedang berada di Ulubelu.

Saat itu, Tubagus dibantu tetangganya, Prasetyo (27) mengeluarkan korban agar bisa keluar dari rumah. Sebab para korban masih terjebak dalam rumah.

"Warga yang menolong mengetahui para korban masih di dalam rumah dan pintu-pintunya terkunci maka didobrak agar para korban bisa keluar rumah untuk selamatkan diri," jelasnya.

Akhirnya, para korban berhasil ditolong. Namun barang-barang yang ada di dalam rumah tidak bisa diselamatkan dan terbakar bersama bangunan rumah.

"Beberapa menit setelah mereka bisa keluar, rumah terbakar habis tanpa ada barang-barang atau surat dokumen identitas diri yang bisa diselamatkan," ujarnya.

Akibat kebakaran itu korban mengalami kerugian rumah semi permanen, sepeda motor Honda Beat warna hitam, satu sepeda motor bebek merek Viar warna biru. Lalu perabotan rumah, peralatan elektronik, surat dan dokumen berharga, dan uang tunai Rp2 juta.

"Secara keseluruhan ditaksir korban mengalami kerugian lebih dari Rp 50 juta," katanya.

Sementara menurut Tubagus yang merupakan warga setempat, mengaku melihat api sudah membesar sehingga dia menjebol pintu rumah guna membangunkan penghuni rumah.

"Ketika saya tau langsung terus dobrak pintu guna membangunkan penghuni rumah," kata Tubagus. 

Dia mengharapkan pemerintah memberikan bantuan kepada korban karena seluruh harga dan dokumen penting terbakar habis.

"Mudah-mudahan Dinas Sosial maupun pihak lain dapa berpartisipasi korban kebakaran ini," katanya. (*).

Laporan: Galih.

Editor: M Furqon.



Leave a Comment