Icip-icip Kuliner Khas NTT, Lemaklah Sei Sapi Hadir di Lampung

img
Owner Lemaklah Sei Sapi foto bersama usai pembukaan outlet di Jalan KS Tubun Kota Bandarlampung./awn

MOMENTUM, Bandarlampung--Setelah sukses menggoyang lidah penikmat daging di Palembang. Kini, penjaja kuliner khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Lemaklah Sei Sapi hadir di Provinsi Lampung.

Restoran bermenu utama sei sapi (daging asap) khas Rote itu membuka outletnya di Jalan KS Tubun, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung, Rabu (18-11-2020).

Nurul Anisa, owner Lemaklah Sei Sapi mengatakan dimulainya usaha itu karena dampak masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang masih terjadi hingga saat ini. "Karena Covid inilah, saya mencoba mulai bisnis kuliner berbahan dasar daging ini melalui online pada April lalu di Palembang," kata Anis--sapaan akrab Nurul Anisa--.

Ternyata, kata dia, antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga akhirnya bersama rekan dapat memujudkan dua outlet di Palembang.


Karena peminatnya cukup tinggi di Palembang, Anis mengatakan, kembali mencoba peluang di Provinsi Lampung. Mengingat Sei Sapi belum ada di Sumatera khususnya Lampung, maka kita buka kedai di sini (Lampung).

"Daging asap khas NTT ini merupakan yang pertama di Lampung, jadi harapannya peminatnya juga sama seperti di Palembang," ujarnya.

Soal menu utama, Anis menjelaskan, menawarkan Sei Sapi atau Sei Ayam dan Sei Lidah serta Rote Platter. 

Dia menjelaskan, menu olahan ini merupakan daging sapi asap spesial NTT dan dagingnya dipotong dengan bentuk memanjang. Proses pengasapan diceritakannya cukup memakan waktu, daging di bumbui 24 jam baru kemudian diasap 10-12 jam di suhu rendah, tidak gosong, dan daging tetap matang.

"Penyajian sei sapi pun disuguhkan dengan sambal Lu'at yang juga khas dari NTT," kata dia. 

Dengan hadirnya Lemaklah Sei Sapi di Lampung, dia berharap, masyarakat yang tidak bisa ke luar kota cukup datang ke outlet terdekat.


Selain olahan daging asap, Aditya Raka Rendra pengelola Lemaklah Sei Sapi Lampung menambahkan, pihaknya juga menyajikan minuman dingin seperti es kopi yang dikemas dalam kopi dan ruang 'Baqa'. Karena Lampung terkenal dengan kopinya, sehingga perlu juga ikut mempromosikan daerah setempat.

Untuk operasional, Lemaklah Sei Sapi Lampung mulai melayani pembeli sejak pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. "Dengan kedai sekarang, setidaknya dapat melayani sekitar 60 orang. Sedangkan, untuk pesan antar masih dalam proses," ujar Aditya.

"Semoga Lemaklah Sei Sapi dapat menjadi pilihan kuliner di Kota Bandarlampung, baik bagi masyarakat setempat ataupun pelancong. Saya juga berharap kondisi pandemi Covid-19 segera membaik dan sektor usaha lainnya segera bangkit," pungkasnya.(**)

Editor: Agus Setyawan



Leave a Comment