Tebing Sungai di Sisi Jembatan Gapura Pesawaran Longsor

img
Sejumlah bangunan milik warga di tepi bantaran sungai Way Semah, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, terancam ambruk

MOMENTUM, Gedongtataan--Tebing bantaran Sungai Waysemah, di sisi jembatan Gapura Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Gedongtataan, longosr. Kejadian itu dipicu hujan deras disertai angin kencang pada Senin sore (11-1-2021).

Akibat kejadian itu, sejumlah bangunan milik warga terancam ikut tergerus longsoran tebing. "Kejadian sore sekitar jam lima (17.00 WIB), saya baru mau buka dagangan ternyata semen pinggir itu ambrol. Meja dagangan saya jatuh ke kali," kata seorang warga pemilik warung makan pecel lele yang berdiri di sekitar longsor itu, Selasa (12-1-2021).

Selain membuka warung pecel lele, di lokasi tersebut Ansori juga membuka toko kelontong. "Kios saya, bapak bisa lihat sendiri sudah mau roboh ke sungai, tapi semua barang sudah kita pindahkan," tambahnya.

Kepala Desa Gedongtataan Ansori Asofa mengatakan, sudah melaporkan kejadian tersebut ke dinas terkait. Bahkan, sebelum kejadian, dia sudah pernah mengusulkan kepada dinas terkait untuk membangun bronjong di tebing bantaran sungai tersebut.

"Sudah empat kali kami laporkan ke Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, rencananya Februari dibangun beronjong, tapi ternyata sudah keburu longsor," ungkapnya.

Dia juga mengimbau, untuk semnentara warga tidak menempati bangunan yang berada di dekata bantaran sungai yang longsor itu. 

"Kita sudah menghimbau kepada pemilik usaha agar jangan dulu beraktivitas, sambil menunggu proses pembangunan beronjong, biar bagaimana pun keselamatan warga penting untuk diperhatikan," kata dia.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Bhabinkamtibmas Desa Gedongtataan memansang police line (garis polisi) di lokasi longsor.

"Ya kita kasih police line agar tidak dilewati orang karena kondisinya sangat membahayakan. Saya berharap warga tidak dulu mendekat sampai ada tindakan pembangunan di sini,"  kata Bhabinkamtibmas Desa Gedongtataan Bripka. Eri Afriza.

Laporan: Rifat Arif

Editor: Munizar



Leave a Comment