Sandiaga Senang dan Bahagia saat Berada di Kampung Kopi

img
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Wisata Kampung Kopi Rigisjaya, AIrhitam, Lampung Barat.

MOMENTUM, Airhitam--Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku senang dan bahagia saat berada di desa wisata Kampung Kopi di Pekon Rigisjaya, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Rabu (29-9-2021).

Hal tersebut dikatakan Sandiaga saat kunjungan kerja dalam rangka penilaian desa wisata Kampung Kopi yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata atau ADWI 2021 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Desa Wisata Kampung Kopi ini juga menjadi satu-satunya perwakilan Provinsi Lampung yang lolos 50 besar diajang tingkat nasional tersebut.

Sandi sapaan akrab Menparekraf mengatakan, potensi yang luar biasa ada di Lambar, khususnya pada destinasi desa wisata Kampung Kopi. Potensi tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi sumber-sumber ekonomi bagi masyarakat.

"Saya melihat satu potensi yang luar biasa untuk kebangkitan kita. Adanya wisata Kampung Kopi Rigisjaya, industri kopi menjadi penopang pergerakan ekonomi dan membuka lapangan kerja," katanya.

Dengan itu, pihaknya meminta semua unsur baik dari tokoh desa, Bumdes dan Pokdarwis menjadi penggerak untuk kemajuan desa wisata setempat. Selain menonjolkan keidahan alam yang dimiliki Lambar, dukungan akan produk-produk ekonomi kratif harus terus dikembangkan.

Pasalnya, lanjut Sandi, penikmat kopi bukan hanya kalangan tua saja. Melainkan, saat ini kalangan muda pun turut menjadi penikmat kopi. Dengan itu, diharapkan menjadi peluang dalam pemasaran kopi yang dibalut kreatifitas baik produk dan pemasarannya.

"Dukungan produk-produk kreatif karena sekarang anak-anak muda sekarang suka ice kopi. Ice kopi sinonim dengan Lampung Barat dan belum menjadi pecinta kopi anak-anak Jakarta sana kalau belum dateng ke Kampung Kopi Rugisjaya," serunya.

Sandi juga mengatakan bahwa ada semangat besar dari Lambar dalam mengembangkan deatinasi pariwisatanya. Terlebih, hal itu dilakukan ditengah-tengah pandemi covid-19. Menurutnya, semangat tersrbut merupakan simbol kebangkitan ekonomi Indonesia.

"Saya melihat satu semangat pak bupati (Parosil Mabsus), saya melihat ini awal kebangkitan dan simbol kebangkitan ekonomi masyarakat," pungkasnya. (*)

Laporan: Sulemy.

Editor: M Furqon.


Editor: Harian Momentum


Leave a Comment