Polda Sita Ribuan Pupuk Tanpa Izin Edar

img
Polda Lampung menyita ribuan pupuk tanpa izin edar dari Kementerian Pertanian. Foto: Vino AW

MOMENTUM, Wayhui--Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyita ribuan pupuk tanpa izin edar dari Kementerian Pertanian.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung AKBP Popon Ardianto mengatakan, ribuan pupuk tanpa izin edar itu disita dari Kabupaten Pringsewu yang dibuat PT GAJ.

"Tapi, pupuk ini sudah diedarkan di wilayah Kabupaten Pringsewu dan belum ke daerah lain," kata Popon, Senin (24-1-2022).

Dia menerangkan, salah satu pupuk yang disita tersebut, berbentuk cairan yang dikemas dalam botol.

"Sedangkan, di bagian botolnya tidak tercantum mengenai izin edar dari produk tersebut," terangnya.

Menurut dia, ribuan pupuk yang diproduksi PT GAJ itu, telah diedarkan di wilayah Kabupaten Pringsewu sejak 2019 lalu. 

"Harga jualnya, berkisar Rp100 ribu lebih murah dari pupuk legal yang telah mengantongi izin edar," jelasnya.

Karena itu, Polda Lampung menyita sekitar 500 liter bahan baku pembuat pupuk cair dan 1.725 kilogram pupuk padat siap jual, terdiri dari berbagai merek dan kemasan.

"Kemudian sekitar 529 pupuk serbuk terdiri berbagai merek dan kemasan yang sudah siap dijual," sebutnya.

Selain itu, polisi juga menyita karung dan jerigen serta alat cetak hingga timbangan.

"Lalu alat pres dan alat jahit karung," ujarnya.

Meski demikian, dia mengaku belum mengetahui omzet penjualan yang diperoleh PT GAJ dari menjual pupuk tanpa izin edar tersebut.

"Keuntungan belum didapat, karena belum kami audit," sebutnya.

Kendati demikian, kepolisian juga belum menetapkan tersangka dari kasus pupuk tanpa izin edar itu.

"Karena statusnya masih pendalaman. Tapi, tidak lama lagi, kami akan menetapkan tersangka," klaimnya.

Namun, lanjut dia, dari sejumlah barang bukti-bukti yang didapatkan itu, telah memenuhi unsur pasal 184 KUHAP.

"Sehingga, kami akan menindaklanjuti berupa pemanggilan direksi PT GAJ untuk diperiksa," sebutnya. (**)


Editor: Vino Anggi Wijaya


Leave a Comment