Menjemput Rezeki Dikala Mudik Lebaran 2022

img
Salah seorang pemudik berbelanja minuman pada pedagang di terminal Pelabuhan Bakauheni.

MOMENTUM, Bakauheni--Mudik lebaran menjadi salah satu agenda rutin tahunan masyarakat di Indonesia. Setelah dua tahun absen karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), kini pemerintah memberikan kebijakan sehingga masyarakat bisa pulang kampung dan bersilaturahmi di hari raya Idulfitri 1443 Hijriyah.

Kelonggaran untuk para masyarakat melakukan perjalanan mudik itupun membuat pedagang yang berada di Pelabuhan Bakauheni bersemangat dan tersenyum sumringah.

Para pedagang kaki lima dengan semangat menawarkan dagangannya sambil menghampiri kendaraan yang sedang mengantri memasuki kapal.

Berbagai macam pilihan makanan dan minuman ditawarkan oleh para pedagang yang berada di pelabuhan, mulai dari makanan ringan hingga makan berat dan minuman.

Salah satu pedagang, Margono mengatakan omzetnya meningkat selama arus mudik Lebaran tahun 2022.

"Alhamdulillah sejak awal minggu ini ramai yang jajan dan singgah untuk mengisi perut dan membeli minuman," kata Margono, Jumat (29-4-2022).

Dia mengungkapkan pelanggannya meningkat sehingga pendapatannya juga naik dua kali lipat dari biasanya.

"Sebelum arus mudik kan paling yang beli hanya karyawan saja, jarang penumpang yang beli. Tapi sekarang penumpang juga mulai berdatangan untuk sekedae ngopi," ucapnya.

Pedagang keliling dermaga, Yarsih mengaku senang dengan ramainya penumpang yang berada di Pelabuhan Bakauheni.

"Alhamdulillah rejekinya ada di tahun ini. Akhirnya penumpang ramai sehingga dagangan saya bisa laku," kata Yarsih.

Menurutnya, barang dagangannya bisa terjual tergantung kondisi cuaca dan situasi keramaian yang ada di pelabuhan.

"Kalau panas terik, minuman dingin itu laku banget, meskipun supir truk juga tetap pesan kopi. Kalau malam hari rata-rata semuanya pesan kopi dan teh hangat," ujarnya.

Dia mengungkapkan pendapatannya naik hingga tiga kali lipat selama arus mudik tahun 2022.

"Biasanya jual satu dus aqua aja susah dalam satu hari. Tapi sekarang alhamdulillah satu hari bisa sampai jual dua dus aqua dan puluhan gelas kopi dan teh," ungkapnya.

Dia berharap ketika arus mudik selesai nanti pendapatannya bisa tetap stabil walaupun tidak seramai saat arus mudik berlangsung. (**)


Editor: Agus Setyawan


Leave a Comment