Hingga Agustus, Pemakaian BBM Subsidi di Lampung Capai 900 Juta Liter

img
Suasana di salah satu SPBU di Bandarlampung

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemakaian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Lampung mencapai lebih dari 900 juta liter.

Terdiri dari biosolar 449.192.000 liter dan 476.665.000 liter untuk pertalite. Sehingga total BBM subsidi yang telah digunakan mencapai 925.857.000 liter.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Lampung Hery Sadli saat diwawancarai, Senin (29-8-2022).

Hery menjelaskan, untuk tahun 2022,Lampung menerima kuota biosolar sekitar 600.242 kiloliter atau 600.242.000 liter. Sedangkan untuk kuota pertalite mencapai 554.638.

"Sampai 25 Agustus 2022 serapan untuk biosolar mencapai 449.192 kiloliter. Sedangkan pertalite kuotanya sudah 476.665 kiloter," kata Hery.

Meski demikian, dia menyebutkan, pemakaian BBM bersubsidi sudah melebihi target yang ditentukan.

Menurut dia, pemakaian ideal hingga bulan Agustus hanya 30 persen. "Jadi itu sudah lebih. Untuk biosolar 126,2 persen dan pertalite 132,1 persen," terangnya.

Sementara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lampung Kusnardi menjelaskan, Pemprov terus mengajukan untuk penambahan kuota BBM subsidi.

Apalagi, menurut Kusnardi, BBM subsidi merupakan bagian penting dari perekonomian. Terutama solar.

"Jadi kita minta tetap disediakan. Apalagi, ekonomi Lampung sudah meningkat 9,12 persen," jelasnya.

Dia juga berharap, penyaluran BBM subsidi di Lampung tidak terhambat dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Karena itu, dia meminta bantuan dari Hiswana Migas dan PT Pertamina agar penyalurannya lancar. (**)









Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos