MOMENTUM, Bandarlampung -- Tabligh akbar bertajuk Perjalanan Menuju Hidayah akan digelar di GSG Sekolah Al-Kautsar, Rajabasa, Bandarlampung. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 31 Januari 2026 ini, terbuka untuk umum dengan iuran Rp100 ribu per orang.
Tabligh akbar tersebut diselenggarakan oleh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Lampung bersama Muslimat Dewan Da’wah dan Laznas Dewan Da’wah Lampung. Kegiatan ini direncanakan dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari.
Kehadiran Purnama Wulan Sari diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan dakwah dan pembinaan keimanan masyarakat, khususnya di kalangan keluarga dan perempuan.
Tabligh akbar tersebut menghadirkan dua pendakwah dengan latar belakang perjalanan menjadi seorang mualaf yang kuat dan inspiratif, yakni Koh Dondy Tan, pendakwah mualaf nasional, serta Ustadzah Nevy Amaliyah Nanlohy, mualaf yang kini konsisten berdakwah.
Keduanya akan mengulas pengalaman spiritual dan proses pencarian kebenaran yang diharapkan mampu menguatkan keimanan ditengah ketidak adanya keteladanan dimasyarakat.
Ketua Muslimat Dewan Da’wah Lampung, Sri Seneng mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang dakwah yang menyejukkan dan membangun kesadaran spiritual masyarakat.
“Tabligh akbar ini bukan sekadar kajian, tetapi momentum refleksi bersama bahwa hidayah Allah terbuka bagi siapa saja. Kami ingin menghadirkan dakwah yang menyentuh hati dan relevan dengan realitas umat hari ini,” ujarnya.
Menurut Sri Seneng, pemilihan tema Perjalanan Menuju Hidayah didasarkan pada kebutuhan umat islam akan penguatan iman di tengah tantangan zaman. Kisah hijrah dan pencarian kebenaran para pemateri diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi jamaah untuk terus memperbaiki diri.
Acara akan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Selain mendapatkan materi keislaman, peserta juga akan memperoleh fasilitas makan siang, snack, dan air mineral. Panitia menetapkan iuran kegiatan sebesar Rp100.000 dengan sistem pendaftaran daring.
Sekretaris panitia menambahkan, kuota peserta terbatas sesuai kapasitas lokasi. "Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan tempat,” jelasnya.
Tabligh akbar ini diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat hijrah, serta memperkuat peran dakwah dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berkeadaban. (**)
Editor: Muhammad Furqon
