Tertinggi Dalam Lima Tahun Terakhir, Realisasi Investasi Lampung Tembus Rp15 Triliun

img
Kepala Dinas PMPTSP Lampung Samsurijal

MOMENTUM, Bandarlampung--Realisasi investasi Provinsi Lampung pada tahun 2025 mencapai Rp15,1 triliun.

Capaian itu berhasil melampaui target yang ditetapkan Rp10,7 triliun. Bahkan menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Begitu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Lampung Samsurijal Arie, Selasa (27-1-2026).

Samsurijal mengatakan, realisasi investasi tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. 

"Sejak 2020, tahun 2025 merupakan yang tertinggi untuk nilai investasi mencapai Rp15,1 triliun atau 141,2 persen dari target yang ditetapkan," kata Samsurijal.

Dia menjelaskan, angka tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp12,7 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp2,4 triliun.

Capaian tersebut didominasi sektor industri makanan yang mencaopai Rp4,04 triliun, pertambangan Rp1,9 triliun, listrik, gas dan air Rp1,8 triliun.

Kemudian, Perdagangan dan Reparasi Rp1,4 triliun, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan Rp1,3 triliun, dan lainnya.

"Secara umum distribusi investasi antar sektor cukup merata, meskipun industri makanan masih menjadi sektor paling dominan," jelasnya.

Berdasarkan nilai investasi, dia mengatakan, Bandarlampung menempati peringkat pertama yang mencapai Rp3,8 triliun.

"Disusul Lampung Selatan Rp3,04 triliun, Lampung Tengah Rp2,08 triliun, Tanggamus Rp1,9 triliun, dan Lampung Utara Rp791,7 miliar," rincinya.

Meski demikian, menurut dia, jika dilihat secara persentase, Tanggamus menempati urutan pertama Tanggamus dengan realisasi 353 persen dari target. 

Lalu Lampung Utara dengan persentase 226,21 persen, Tulangbawang Barat 224,9 persen, Tulangbawang 214,75 persen dan Lampung Barat 195,18 persen.

Dia menyebutkan, realisasi investasi tahun 2025 merupakan hasil kerja keras Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela dalam menggaet investor.

Dia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan tren investasi Lampung yang kembali menguat pascapandemi Covid-19, setelah sebelumnya mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir.

"Di masa kepemimpinan Pak Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, capaian investasi Lampung menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dan membanggakan," sebutnya.

Dia mengatakan, gubernur ingin memastikan agar investor merasa aman dan nyaman untuk berinvestasi di Lampung.

"Pak Gubernur secara aktif meyakinkan investor bahwa Lampung terbuka dan menguntungkan untuk berinvestasi," tuturnya. 

"Pemerintah daerah juga berupaya menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan investor," tambahnya.

Untuk tahun 2026, Samsurijal mengatakan target investasi masih dalam tahap konsolidasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). 

Meski demikian, dia memperkirakan target investasi tahun depan berada di kisaran Rp13-14 triliun, dengan mempertimbangkan capaian 2025. (**)









Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos