Promosi ke Agrinas, Tuhu Bangun Ingatkan PTPN I Regional 7 Jangan Lengah

img
Acara pelepasan Tuhu Bangun yang dipromosikan sebagai Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara (Agrinas). Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Setelah bertugas selama 22 bulan di PTPN I Regional 7, Region Head Tuhu Bangun mendapat kepercayaan pemerintah menjadi Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara (Agrinas). 

Sejak ditetapkan pada 12 Maret 2026, ia mulai berkantor di Jakarta. Sebagai pengganti, ia memberi mandat kepada Iyan Heriyanto sebagai pelaksana tugas region head sekaligus sebagai operation head PTPN I Regional 7.

“Hampir dua tahun saya bekerja bersama tim PTPN I Regional 7 di sini. Kita telah bekerja keras dan meletakkan pondasi arah bisnis dengan semangat kebersamaan yang selaras antara niat hati, pikiran, dan langkah di tengah transformasi. Saya tidak mengklaim ini keberhasilan, apalagi kesuksesan pribadi. Yang pasti, untuk sampai pada titik ini, kita sudah sangat bersyukur. Oleh karena itu, saya pesan kepada semua jajaran di PTPN I Regional 7 untuk tidak lengah, pertahankan, dan tingkatkan kinerja terbaik,” kata Tuhu Bangun saat menyampaikan sambutan pada acara pelepasan di Bandarlampung, Senin malam (30/3/2026).

Tuhu Bangun menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen di internal PTPN I Regional 7, para stakeholder, para mitra bisnis, dan tim support system yang selama ini mendukung dan bekerja sama. Ia berpamit untuk tugas yang lebih besar dan berat, yakni mengorkestrasi operasional di lapangan BUMN baru dengan aset kebun kelapa sawit seluas 1,7 juta hektare di seluruh Indonesia.

Tuhu Bangun yang sepanjang karirnya berada di PTPN dan sangat aktif di Serikat Pekerja ini akan mendampingi Mohammad Abdul Ghani sebagai Direktur Utama Agrinas. Jajaran direksi lainnya adalah Sucipto Prayitno sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Nurhidayat sebagai Direktur Bisnis, Nofil Anoverta sebagai Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan, I Nyoman Suparta Sebagai Direktur Hukum, dan Seger Budiardjo sebagai Direktur Kemitraan dan Plasma.

Seluruh pejabat utama PTPN I Regional 7 dan PTPN IV Regional 7 KSO hadir pada acara perpisahan ini. Panitia juga mengundang unsur pimpinan lini lapangan, dari para manajer kebun dan pabrik, para asisten kelapa, para direktur anak perusahaan, dan unsur pengambil keputusan lainnya. Tak pelak, dalam pesan-pesannya, Tuhu Bangun sangat detail mengabsen para manajer dan mengkonfirmasi pencapaian kinerja dengan menyebut angka-angka yang pernah “dijanjikan” kepadanya.

“Ini adalah saatnya saya menitipkan spirit pejuang. Pemimpin akan selalu berganti, tetapi tujuannya tetap sama. Yang berbeda hanya cara dan gaya kepemimpinannya. Saya pesan, tetaplaah bersemangat. Apa yang pernah Anda janjikan berupa produksi dan produktivitas kepada saya saat saya memimpin, harus tetap Anda tunaikan kepada pemimpin yang baru. Tagih terus Pak Iyan (Iyan Heryanto, Plt. Region Head). Saya akan tetap memantau dari jauh,” kata cucu Pahlawan Nasional Kiras Bangun kepada semua jajaran.  

Suasana pelepasan cukup semangat, meskipun ada rasa haru-biru. Acara diawali dengan doa bersama, lalu pemutaran video pendek yang berisi jejak kepemimpinan Tuhu Bangun selama 22 bulan PTPN I Reional 7. Scene video dimulai dari ruang kerja Region Head yang sudah kosong, tetapi narasi announcer menyebut kamar ini adalah ruang ide yang sangat progresif. Foto hitam putih seorang lelaki sepuh dengan pakaian khas Batak masih terpasang di tembok yang menghadap meja kerja Tuhu. Itu adalah foto Kiras Bangun yang tampaknya menjadi ruh inspirasi sang cucu bekerja.

Belasan slide muncul sebagai jejak legacy Tuhu Bangun dengan berbagai kegiatan dan peristiwa. Salah satu slide yang mendapat durasi terlama adalah saat mengeksekusi lahan HGU PTPN I Regional 7 yang diduduki okupan dan telah berubah menjadi perkampungan di Sidosari, Natar, Lampung Selatan pada akhir Desember 2024. Juga berbagai agenda monumental yang menjadi forto folio Tuhu Bangun selama bertugas.

Masih dari video pendek, hampir seluruh elemen, dari bagian, unit kerja kebun dan pabrik, anak perusahaan, hingga para pekerja lini lapangan mengirimkan video terima kasih dan doa-doanya. Tak terkecuali para personel support system dari pekerja bebersih kantor dan taman, tim driver, hingga para petugas keamanan  internal alias Satpam.

Kabag. Sekretariat dan Hukum PTPN I Regional 7 Agus Faroni juga menyampaikan testimoninya. Ia mengatakan, Tuhu Bangun sebagai leader memiliki model kepemimpinan yang kuat, berorientasi kepada hasil, dan memiliki solusi cepat untuk suatu masalah yang harus segera dibereskan.

“Kepemimpinan beliau sangat kuat dan tak kenal menyerah. Saya masih ingat ketika kami mengurus pencairan dana kompensasi jalan tol di Ogan Ilir, Sumsel. Kami sudah di sana, tetapi ada satu surat yang kurang. Dia telpon Jakarta untuk dibuatkan dan minta staf Jakarta saat itu juga. Dia bilang, kalau perlu carter pesawat. Artinya, dia pantang pulang sebelum berhasil,” kata Agus Faroni.

Pelepasan Tuhu Bangun malam itu terasa mewakili acara halal bihalal di Bulan Syawal. Mereka saling menyampaikan pesan kebaikan, saling memaafkan, berterima kasih, dan saling mendoakan untuk sukses di masa depan. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos