MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Lampung, Ali Hanafiah, langsung menyiapkan sejumlah program strategis usai dilantik.
Fokus awal diarahkan pada pembinaan atlet dan penyelenggaraan kejuaraan sebagai langkah mengembalikan prestasi taekwondo Lampung di tingkat nasional.
Dalam keterangannya di Bandarlampung, Ali mengatakan pihaknya akan segera menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakprov) guna menyinergikan program dengan pengurus pusat.
“Dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan Gubernur Cup ke-2 pada 14–16 Mei. Selanjutnya, Lampung juga dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia Series pada Juli mendatang,” ujar Ali, Selasa, 21 April 2026.
Selain agenda kejuaraan, Pengprov TI Lampung juga mengirim 13 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kategori U-13 dan kadet. Menurut Ali, para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi berdasarkan perkembangan dan kesiapan selama masa latihan.
“Mereka adalah bibit potensial yang sudah dipersiapkan cukup lama. Kami melihat semangat mereka luar biasa, dan ini menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang,” katanya.
Ali menegaskan, pembinaan atlet usia dini menjadi prioritas karena diproyeksikan sebagai kekuatan utama Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, yang direncanakan Lampung dan Banten menjadi tuan rumah.
“Untuk PON 2028 mungkin belum, tapi mereka kita siapkan untuk 2032. Harapannya, mereka bisa menjadi tulang punggung dan mengharumkan nama Lampung saat menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Sementara itu, untuk target PON 2028, Pengprov TI Lampung memilih pendekatan bertahap dengan fokus meloloskan atlet sebanyak mungkin melalui babak kualifikasi (Pra-PON).
“Target awal kita adalah meloloskan atlet sebanyak-banyaknya ke PON. Setelah itu baru kita bicara perolehan medali. Kita ingin mengakhiri puasa medali sejak 2016,” kata Ali.
Dengan dukungan pengurus, pelatih, dan orang tua atlet, Pengprov TI Lampung optimistis mampu meningkatkan prestasi sekaligus membangun fondasi kuat menuju PON 2032. (**)
Editor: Muhammad Furqon
