MOMENTUM, Blambanganumpu--Pemerintah Provinsi Lampung bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Pasar Pemda Blambanganumpu, Kabupaten Waykanan, Rabu (10-6-2026). Kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan mengendalikan inflasi daerah.
Gerakan Serentak Penetrasi Pasar itu dibuka langsung Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah dan dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat Riva Adi Candra, jajaran perangkat daerah, perwakilan Bulog, pedagang, serta masyarakat.
Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Lampung dan Bulog dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
"Gerakan penetrasi pasar ini merupakan langkah nyata untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Harapannya, inflasi dapat terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga," kata bupati.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, antara lain: beras SPHP, gula pasir, dan minyak goreng Minyakita. Kehadiran pasar murah itu pun mendapat sambutan antusias dari warga.
Kepala Disperindag Waykanan Riva Adi Candra mengatakan, penetrasi pasar menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi.
"Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir langsung membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran," katanya.
Riva menyebut, kolaborasi antara Pemprov Lampung, Pemkab Waykanan, dan Perum Bulog menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta melindungi masyarakat dari gejolak harga kebutuhan pokok.
Melalui Gerakan Serentak Penetrasi Pasar, pemerintah berharap pengendalian inflasi di Waykanan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. (**)
Editor: Munizar
