MOMENTUM, Pringsewu--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pringsewu menyalurkan 175 paket bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam rangka peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan bertema "Festival Pesan Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri" itu digelar di Aula Kemenag Pringsewu, Kamis (25/6/2026). Bantuan diserahkan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pringsewu, Khuzil Afwa Kahuripan.
Khuzil menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program Kementerian Agama RI dalam rangka Peaceful Muharram 1448 Hijriah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Indonesia melalui zoom meeting.
Ia mengatakan, 175 paket bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan sekolah dan uang tunai. Bantuan tersebut berasal dari Kemenag Pringsewu, serta dukungan dari BAZNAS dan LazisMU Pringsewu.
"Saya yakin tahun depan akan lebih banyak lagi paket bantuan yang diberikan. Untuk itu, mari kita terus berikhtiar melaksanakan kegiatan semacam ini pada waktu-waktu mendatang. Semoga setiap kebaikan dan santunan yang diberikan menjadi amal jariyah yang balasannya berlipat ganda dari Allah SWT," ujarnya.
Menurut Khuzil, bulan Muharram selalu menjadi momentum yang tepat untuk melakukan refleksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial, sejalan dengan semangat Kementerian Agama, yakni Menebar Maslahat, Menguatkan Umat.
Ia menambahkan, tema yang diusung tahun ini mengandung makna mendalam tentang pentingnya inklusivitas.
"Tema ini merupakan pernyataan tegas dan komitmen kita bersama bahwa anak-anak kita, baik yatim maupun penyandang disabilitas, memiliki hak, potensi, dan suara yang sama berharganya untuk kemajuan bangsa," katanya.
Sementara itu, perwakilan Baznas Pringsewu, M. Faozan selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan Zakat, mengapresiasi Kemenag Pringsewu yang telah merealisasikan program pemberian bantuan tersebut.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu dan bermanfaat bagi para penerima," harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Islam M. Sakban, Penyelenggara Katolik Agustinus Swaryanto, Kapokjawas Aceng Royani, serta perwakilan LazisMU, LazisNU, dan Baznas.(*)
Editor: Muhammad Furqon
