MOMENTUM, Bandarlampung -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung menyatakan siap mengawal kebijakan yang mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah usai menghadiri pertemuan strategis bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Kadin Lampung menjadi bagian dari jajaran pengurus Kadin dari 38 provinsi yang diundang dalam pertemuan tersebut pada Jumat (31/7/2026). Selain Kadin daerah, forum juga diikuti sekitar 30 asosiasi dan himpunan dunia usaha nasional untuk membahas strategi menghadapi tantangan ekonomi global, memperkuat investasi, perdagangan, dan penciptaan lapangan kerja.
Kadin Lampung diwakili Koordinator Wakil Ketua Umum Romi Junanto Utama, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Munir A. Haris, dan Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan Irfan Gani.
Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Lampung Munir A. Haris mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat dengan dunia usaha di daerah.
"Pertemuan ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat dengan dunia usaha di daerah. Arahan Presiden Prabowo memberikan optimisme baru bahwa pertumbuhan ekonomi nasional harus dimulai dari daerah yang kuat, berdaya saing, dan mampu menarik investasi," kata Munir, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, Kadin Lampung siap mengawal berbagai kebijakan yang mendorong peningkatan investasi, memperkuat sektor perdagangan, mengembangkan UMKM, serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja di Provinsi Lampung.
Munir menambahkan, Kadin Lampung di bawah kepemimpinan M. Khadafi akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pelaku usaha agar potensi ekonomi Lampung dapat berkembang lebih optimal.
"Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, energi, hingga logistik. Tugas kami adalah memastikan potensi tersebut mampu diterjemahkan menjadi investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia berharap pertemuan bersama Presiden Prabowo menjadi awal lahirnya kebijakan yang semakin berpihak kepada dunia usaha di daerah sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional secara merata.
"Kadin Lampung siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Lampung," tegasnya.
Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie dan turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Direktur Utama Pindad yang juga CTO Danantara Sigit Puji Santoso.(*)
Editor: Muhammad Furqon
