MOMENTUM, Blambanganumpu--Ancaman kebakaran lahan mulai menghantui Kabupaten Waykanan. Dalam dua hari terakhir, petugas Pemadam Kebakaran harus berjibaku menangani dua kebakaran lahan di Kecamatan Blambanganumpu.
Kondisi itu langsung direspon Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah. Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga juga diminta tidak sembarangan menggunakan api, apalagi membakar lahan.
“Kita harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan melakukan pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan segera laporkan jika melihat titik api,” tegas Ayu.
Kebakaran pertama terjadi Minggu (23-8-2026) malam di sekitar permukiman warga KM 5 Blambanganumpu. Api menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan. Petugas menerima laporan pukul 19.20 WIB dan tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.
Lima personel Damkar mengerahkan satu unit mobil Kajama berkapasitas 3.500 liter untuk memadamkan dan mendinginkan lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Penyebab kebakaran masih diselidiki.
Sehari berselang, Senin (24-8-2026), kebakaran kembali terjadi di KM 3 Blambanganumpu. Kali ini api melahap lahan kosong seluas sekitar dua hektare. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemadaman melibatkan Damkar, BPBD, Kodim 0427/WK, kepolisian, serta masyarakat. Petugas kembali harus menghadapi kendala jalan rusak saat menuju lokasi.
Ayu mengapresiasi gerak cepat petugas dan dukungan masyarakat. Namun, ia menegaskan penanganan kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan petugas.
“Menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Dia meminta warga yang tinggal di sekitar hutan, perkebunan, lahan kosong, dan permukiman lebih berhati-hati menggunakan api. Api juga harus dipastikan benar-benar padam sebelum warga meninggalkan lokasi. (**)
Editor: Munizar
