Gubernur Mirza Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

img
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (tengah berpakaian dinas) foto bersama jajaran Kementerian PKP, BP Tapera, pimpinan perbankan, dan pengembang perumahan usai Rapat Koordinasi PSN 3 Juta Rumah di Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (21/9/2026). foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen penuh untuk menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) tiga Juta Rumah yang dicanangkan Pemerintah Pusat demi mempermudah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak.

Langkah konkret tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Pelaksanaan PSN tiga Juta Rumah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Bandarlampung, Senin (21-9-2026).

Rakor strategis ini dihadiri jajaran pimpinan perbankan nasional dan daerah, serta gabungan asosiasi pengembang perumahan di Provinsi Lampung seperti Apersi, REI, Himperra, Asprumnas, PI, Ikaderi, Aperindo, hingga Apernas.

Gubernur Mirza menegaskan kunci utama percepatan program perumahan rakyat terletak pada penguatan sinergisitas dan pemangkasan hambatan birokrasi antara pemerintah daerah, pengembang, serta perbankan.

"Pemprov Lampung mendukung penuh PSN tiga Juta Rumah. Pertemuan ini menjadi ruang menyatukan langkah konkret antara Pemda, BP Tapera, bank penyalur, dan pengembang," ujar Gubernur Mirza.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengungkapkan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Lampung tahun 2026 melonjak tajam hingga 450 persen dari capaian tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.394 unit.

Ia menginstruksikan dinas terkait untuk mempercepat verifikasi data penerima sasaran. Dari target total 13.276 unit tahun ini, sebanyak 9.000 unit telah rampung diverifikasi dan 3.434 unit sisanya ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Gubernur juga mendorong para bupati dan wali kota se-Lampung untuk mempermudah perizinan perumahan, sementara pihak bank imbau mempermudah skema pembiayaan KPR bersubsidi (FLPP) bagi masyarakat kecil.

Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Rini Dyah Mawarty mengapresiasi, keaktifan Pemprov Lampung dan menekankan pentingnya verifikasi faktual lapangan karena tenggat penyelesaian target BSPS jatuh pada Desember mendatang.

Sementara itu, Deputi Komisioner BP Tapera, Wilson Lie Simatupang menyampaikan, rencana peresmian platform terintegrasi rumah.go.id oleh Presiden Prabowo Subianto pada pertengahan Desember 2026, Lampung juga berpeluang menjadi pilot project nasional.(**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos