Wamen P2MI Pastikan Kesiapan SDM Migran Lampung

img
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla (kiri, kemeja oranye) berbincang dengan petugas di area pelayanan kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia / BP3MI Lampung, Bandarlampung.

MOMENTUM, Lampung--Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Lampung (Polinela) guna meninjau langsung pelaksanaan kelas pelatihan bahasa bagi calon pekerja migran Indonesia, Rabu (23-9-2026).

Kunjungan lapangan tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan program pelatihan Bahasa Turki serta Bahasa Inggris dalam rangka mendukung program direktif Presiden terkait penguatan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) program SMK Go Global.

Dalam peninjauannya, Wamen P2MI berinteraksi langsung dengan para peserta untuk mengevaluasi kesiapan mental, fasilitas ruang kelas, hingga kualitas pengajar selama tiga hari pertama pelaksanaan pelatihan.

"Alhamdulillah, tadi kita bertanya soal bagaimana kesiapan mereka, apa saja yang dirasakan dari segi fasilitas, ruang kelas, dan pengajar. Sejauh ini tanggapannya sangat positif dan mereka semua bersemangat," ujar Dzulfikar Ahmad Tawalla di Bandarlampung, Rabu (23-9).

Dzulfikar menjelaskan para calon pekerja migran tidak hanya dibekali untuk bekerja, melainkan dibekali penguatan kemampuan bahasa intensif selama kurang lebih 51 hari sebagai fondasi utama sebelum diberangkatkan.

Ia mengapresiasi rekam jejak Polinela yang dinilai memiliki rekam jejak dan kapasitas unggul dalam melatih serta menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkompeten di Provinsi Lampung.

"Kita tahu betul bagaimana Polinela selama ini memiliki rekam jejak yang baik dalam penyiapan SDM, dan ke depannya kita berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan," tegasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Dzulfikar mencatat antusiasme warga Lampung untuk bekerja di luar negeri sangat tinggi, meski sebagian proses administrasi masih banyak dilakukan di luar daerah.

Ia menegaskan bahwa dari segi kesiapan sarana dan prasarana, Provinsi Lampung sangat siap menjadi pusat pelatihan dan penyiapan tenaga kerja migran yang andal.

Melalui peninjauan ini, Kementerian P2MI berharap seluruh tahapan—mulai dari proses pembelajaran bahasa, seleksi, hingga penempatan kerja di negara tujuan—dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.(**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos