Tiga Janji Gubernur Lampung: Perizinan Cepat, Regulasi Jelas, Investor Dimudahkan

img
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memaparkan potensi kawasan Mayapada, Waykanan dalam forum LEIF 2026 di Jakarta, 4 November 2026.

MOMENTUM, Lampung--Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menyelenggarakan Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2026 di Jakarta pada Selasa, 4 November 2026, mengusung tema "From Potential to Partnership: Accelerating Sustainable Investment in Lampung".

Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor untuk memperkuat kemitraan strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dalam siaran pers bertanda No. 28/1244/Bdl/Srt/B, kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 calon investor potensial dari dalam dan luar negeri, yang ditindaklanjuti melalui pertemuan satu-satu serta penandatanganan surat niat atau Letter of Intent (LoI).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam sambutannya menyatakan LEIF 2026 menjadi momentum penting memperluas kemitraan strategis guna mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

"Forum ini diharapkan membuka peluang kerja sama investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani, yang memberikan pidato kunci, menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Investasi yang produktif diharapkan dapat meningkatkan daya saing daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kontribusi Lampung terhadap perekonomian nasional," kata Muzani.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan tiga komitmen utama pemerintah daerah dalam memajukan iklim penanaman modal, yaitu: pertama, percepatan perizinan yang transparan dan berbasis digital; kedua, penguatan dukungan regulasi meliputi kepastian tata ruang, insentif, serta kemudahan penanaman modal; ketiga, penciptaan iklim investasi kondusif melalui fasilitasi proaktif, kepastian lahan, dan dukungan infrastruktur.

"Provinsi Lampung siap bersinergi dan memfasilitasi para investor dan mitra global untuk satu tujuan yang sama, yaitu pertumbuhan ekonomi Lampung berkelanjutan," tegas Gubernur Rahmat.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto memaparkan fundamental ekonomi Lampung yang kokoh menjadi modal utama.

Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,29 persen secara tahunan, tertinggi kedua di Pulau Sumatra. Sepanjang 2026, pertumbuhan diproyeksikan berkisar 5,0–5,6 persen, didorong konsumsi rumah tangga, sektor pertanian, industri pengolahan, serta investasi.

"Fundamental ekonomi Lampung yang kuat menjadi modal penting untuk mendorong investasi. Namun demikian, masih terdapat ruang untuk meningkatkan kontribusi investasi melalui hilirisasi komoditas unggulan dan pengembangan industri bernilai tambah," ungkap Bimo dalam sesi diskusi panel.

Potensi investasi terbuka luas di sektor pertanian, industri pengolahan, energi terbarukan, pariwisata, serta infrastruktur.

LEIF 2026 juga menampilkan 11 kisah keberhasilan investasi yang mencerminkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek daerah.

Pemain usaha juga memberikan pandangan strategis. Pemilik Sungai Budi Group Widarto menekankan peluang pengembangan industri berbasis komoditas unggulan Lampung.

Direktur Investasi PT Danantara Investment Management Dr. Fadli Rahman menyoroti pentingnya kesiapan proyek dan kemitraan strategis agar rencana investasi dapat terealisasi.

Sepanjang tahun 2026, Bank Indonesia telah memfasilitasi delapan kegiatan penguatan ekosistem investasi, mencakup peningkatan kualitas proyek siap tawarkan (Investment Project Ready to Offer/IPRO) hingga pengembangan jaringan investor.

Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BI, dan dunia usaha diharapkan mempercepat masuknya investasi berkualitas, menaikkan nilai tambah komoditas, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan inklusif di Lampung.(**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos