Kontribusi Industri Indonesia Level 5 di Dunia

img
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.
Nusantara

Harianmomentum.com--Kontribusi Industri Pengolahan Indonesia saat ini mencapai di level 5 dunia dan sektor ekonomi berada pada level 16. 

Hal ini diungkapkan Menteri Perindustrian Indonesia Airlangga Hartarto, pada Seminar Nasional Pembangunan UMKM dan Workshop Menembus Pasar Digital, rangkaian kegiatan HPN di Sheraton Surabaya, Kamis (7-2-2019).

Menurutnya bidang industri memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak senilai Rp 1.315,93 triliun.

Dalam menuju digitalisasi UMKM pemerintah memberikan fasilitas penyediaan SDM industri yang berkompeten melalui program vokasi industri. Hingga saat ini sudah ada 683.759 tenaga kerja yang tersertifikasi.

Airlangga menjelaskan ditahun 2019 pemerintah memiliki program untuk pengembangan UMKM. Salah satunya program santripreneur. Dimana kita akan memberikan pelatihan pelatihan kepada santri santri yang ada di pondok pesantren. 

"Saat ini sudah ada 16 pesantren yang diberikan permodalan, dan 3.220 santri yang dibina pelatihan," jelasnya.

Ia menambahkan dalam menuju pasar digital, pemerintah  memberikan jaminan produk kepada UMKM, dan kementerian perindustrian akan membangun pusat inovasi di Jakarta. Sehingga UMKM  sudah dapat dimodali untuk digitalisasi.

Di tahun 2018, sudah ada 4.000 IKM yang sudah menerima program PKH. Kita targetkan tahun 2019 ini lebih dari 5.000 IKM akan menerima PKH dan dilkukan pelatihan menjadi wirausaha baru.

Program lain untuk pembangunan perindustrin yakni membangun angkutan pedesaan. Peningkatan ekonomi di pedesaan berfungsi sebagai alat produksi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas  peralatan produksi di pedesaan. Program pemberdayaan inibsudah diluncurkan oleh Presiden beberapa lalu.(nur)



Leave a Comment