Pemprov Dukung Pengembangan Industri Digital di Pelabuhan Panjang

img
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo
Lampung

Harianmomentum.com--Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung untuk mendorong terbitnya regulasi regional, agar Pelabuhan Panjang di Kota Bandarlampung menjadi pelabuhan tumpuan berbasis industri digital.

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur M Rido Ficardo saat kunjungan kerja ke PT. Pelabuhan Indonesia II Panjang—Indonesia Port Corporation II (IPC).

Dukungan tersebut merupakan tindak lanjut penunjukan Pelabuhan Panjang sebagai proyek percontohan pengembangan program digital industrial port oleh pemerintah pusat. 

"Pemerintah pusat menunjuk IPC Panjang melalui Pemprov Lampung untuk mendirikan digital industrial port berbasis marketplace. Nanti marketplace tersebut akan memuat katalog semua sumber daya industri di Lampung, mulai dari bahan jadi hingga jasa pengirimannya keseluruh dunia," kata gubernur, Kamis sore (23-5-2019). 

Menurut gubernur, Pelabuhan Panjang sudah berkembang sangat pesat. Perkembangan itu sejalan dengan program strategis yang ingin dicapai Pemprov Lampung.

"Mungkin banyak yang belum tau, sejak Oktober 2018 Pelabuhan Panjang sudah meraih predikat sebagai pelabuhan Internasional. Artinya program kerja IPC Panjang sejalan dengan program strategis yang ingin diraih Pemerintah Provinsi Lampung. Yakni menjadikan Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan utama di Sumatera," kata gubernur.

General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo mengatakan semua kemajuan dan capaian tersebut berkat dukungan Pemeprpv Lampung.

Menurut dia,  Pemprov Lampung selalu merespon cepat, apa yang menjadi kendala dan kebutuhan program pengembangan Pelabuhan Panjang.

"Sebenernya kami hanya mengekor saja, kemana arah pembangunan strategis Provinsi Lampung. Alhamdulillah berkat dukungan dari pemprov dan pak gubernur semua berjalan lancar. Apalagi yang kemarin terkait penggunaan jalan tol sebagai akses angkutan logistik, karena surat dari pak gubernur, langsung disetujui oleh kementerian," kata Drajat Sulistyo.

Dia melanjutkan, saat ini Pelabuhan Panjang adalah satu-satunya pelabuhan yang memiliki beacukai online selain Jakarta.

Pada kunjungan kerja tersebut, gubernur didampingi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat. (red/rls)



Leave a Comment