Tunggu Bus Beroperasi, Jemaah Nikmati Jalan Kaki Tunaikan Rukun Haji

img
Jemaah haji memanfaatkan bus selawat menuju Masjid Al Haram.

MOMENTUM, Mekkah--Sambil menunggu bus selawat kembali beroperasi, jemaah menikmatinya dengan berjalan kaki menuju Masjid Al-Haram guna menunaikan rukun haji.

Berdasarkan laporan kontributor Harian Momentum, Hi Rozy Alfian mengatakan, guna mengejar Tawaf Ifadah yang merupakan rukun haji dengan berjalan kaki atau ramai-ramai menggunakan transportasi taksi dari masing-masing hotel.

Contohnya Haris, jemaah haji asal embarkasi Lampung yang tinggal di Hotel 316 daerah Raudhah. Haris bersama jemaah lainnya menyewa beberapa taksi yang dikenakan perorang 10-20 riyal untuk pergi ke Haram. Mereka yang berjalan kaki ataupun naik taksi karena menunggu bus baru mulai beroperasi bada Ashar.

“Kami ingin tenang saja kalau Tawaf Iffadah sudah dikerjakan, artinya sudah Tahallul Tsani, kalau menunggu bus kelamaan Ashar nanti,” kata Haris.

Sebagian jemaah Haji ada juga yang berjalan kaki dari hotel ke Masjid Al Haram. Namun, rata-rata mereka berjalan kaki dari Masjidil Haram ke hotel masing-masing dikarenakan sulitnya jemaah berkomunikasi saat menjelaskan alamat hotelnya kepada supir taksi.

Seperti pada pemberitaan Harian Momentum sebelumnya layanan bus selawat dilakukan penghentian sementara sejak 6 Agustus 2019 lalu yang disebabkan oleh proses Puncak Haji Armuzna kini mulai dioperasikan kembali sejak hari ini, Kamis (15/8).

Dengan demikian, jemaah haji dapat kembali memanfaatkan fasilitas tersebut untuk pergi dari hotel masing-masing ke Masjid Al-Haram dan demikian pula sebaliknya.

“Kamis siang ini (layanan bus selawat) sudah aktif,” kata petugas PPIH urusan Transfortasi Isa Ansori Hasan, yang ditemui di Halte 6 Raudhoh pada hari Kamis (15/8).

Isa mengatakan, bus sudah beroperasi mulai Ashar tadi dan berangsur-angsur normal kembali setelah macet sudah mulai terurai, besok atau lusa bus kita sudah lancar dan normal kembali. Pada akhir bulan ini bus akan berjalan lebih lancar karena sebagian besar Jemaah Haji sudah kembali ketanah airnya atau pindah ke Madinah. Ketika ditanya apakah jumlah bus tetap dengan berkurangnya jemaah dia mengatakan bahwa jumlah bus berkurang sedikit demi sedikit sesuai dengan berkurangnya kloter di Mekkah.

Menurut Isa, bus selawat merupakan angkutan transportasi yang disediakan oleh PPIH Arab Saudi untuk mengangkut jemaah haji Indonesia yang ingin bertolak dari penginapan masing-masing ke Masjid Al-Haram, begitupun sebaliknya. Bus selawat melewati seluruh akomodasi jemaah yang terbagi ke dalam tujuh zonasi di Mekkah.

Ada tujuh zona hotel jemaah haji Indonesia yaitu Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, Mahbas Jin, Rei Bakhsy, dan Aziziah. Jarak terdekat hotel jemaah haji Indonesia ke Masjid Al-Haram adalah radius 1 Km. Layanan bus selawat ini beroperasi selama 24 jam sehari.

Sejak 6 Agustus 2019 lalu, operasional bus Shalawat dihentikan. Karena, bus-bus tersebut ditarik oleh pihak Naqobah (organisasi angkutan haji Arab Saudi) untuk digunakan sebagai transportasi masyair selama puncak haji.(rozy)

Laporan Kontributor Harian Momentum di Arab Saudi, Hi Rozy Alfian.






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos