Mahasiswa IPB Periksa Kesehatan Hewan Kurban

img
Mahasiswa KKN-T IPB University memeriksa kesehatan hewan kurban. Foto. Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Sejumlah mahasiswa IPB University melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban pada Idul Adha 2020. 

Kegiatan itu berlangsung di Kelurahan Waytataan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandarlampung, Jumat 31 Juli 2020.

Menurut Ellena Adinda Putri, mahasiswa Kedokteran Hewan IPB University, pemeriksaan kesehatan hewan tersebut merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB Unversity di Bandarlampung. 

Pemeriksaan hewan kurban penting dilakukan karena harus memenuhi persyaratan syariat Islam. Seperti cukup umur, sehat, tidak cacat, dan tidak kurus. 

Selain itu, kata Ellena, pemotongan hewan kurban juga harus memperhatikan kesejahteraan hewan dengan tidak menyiksa dan harus diperlakukan dengan baik.

Dia menjelaskan, pemeriksaan tersebut berupa pemeriksaan antemortem yang dilakukan sebelum hewan disembelih mulai dari segi fisik, umur, suhu tubuh, aktivitas tubuh hingga kebersihan hewan.


Pemeriksaan antemortem untuk memastikan kesehatan hewan kurban terjaga dan layak untuk jadikan kurban. Jika hasil pemeriksaan hewan tersebut dinyatakan tidak sehat, hewan tersebut diberikan perawatan, dikarantina terlebih dahulu atau dikembalikan atau diganti.

“Hasil dari pemeriksaan antemortem yang dilaksanakan sejak pukul 16.00-22.00 WIB di Kelurahan Waytataan, 16 kambing dan seekor sapi dinyatakan sehat dan layak untuk dijadikan kurban," ujar Ellena dalam rilisnya.

Kemudian, pemeriksaan postmortem yang dilakukan setelah hewan dipotong. Tujuannya memberikan jaminan bahwa karkas, daging dan jeroan hewan kurban tersebut aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) sehingga layak dikonsumsi masyarakat.

Lurah Waytataan, Anani, menyambut positif pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dilakukan mahasiswa KKN-T IPB University. “Kegiatan mahasiswa KKN-T IPB University sangat positif dan bermanfaat untuk masyarakat. Paling tidak, masyarakat terjaga dari kemungkinan mengkonsumsi daging yang tidak sehat. Yang, penting lagi, ibadah kurban umat Islam menjadi lebih baik," katanya.

Anani menyebutkan jumlah hewan kurban di kelurahannya tersebar di dua tempat. Yaitu, di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) ada 15 ekor kambing dan di kantor kelurahan terdapat seekor kambing dan seekor sapi. 

Pada bagian lain, Ellena Adinda Putri, menyebutkan rangkaian kegiatan mahasiswa KKN-T IPB Unviersity di Bandarlampung yang berlangsung selama 40 hari sejak 11 Juli sampai dengan 19 Agustus 2020. 

Selain pemeriksaan kesehatan, kata dia, mahasiswa KKN-T IPB melakukan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pelatihan Pengemasan dan Pemasaran Produk Olahan yang dilaksanakan di Kelurahan Kotakarang. 

Program lainnya, Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Pengembangan UMKM di Kelurahan Waytataan dan Kelurahan Sukamaju, dan pemeriksaan hewan kurban.

KKN-T IPB di Bandarlampung diikuti 10 orang terdiri dari empat laki-laki dan enam perempuan. Yaitu Gilang Ramadhan (Teknik Industri Pertanian), Luthfi Lofianda (Teknik Sipil dan Lingkungan), Mufti Alfarokhul (Ilmu Komputer), Elia Samuel (Ilmu Komputer), Ellena Adinda (Kedokteran Hewan), Vinta Vanesa (Teknik Sipil dan Lingkungan), Thereca Youce (Teknik Sipil dan Lingkungan), Tania Intan (Ekonomi Syariah), Fadillah Rohimahastuti (Matematika), dan Youlandita Kaka (Bisnis). 

Kelompok dengan nama BandarLampung04 ini memiliki akun instagram yaitu @kkntipb.bandarlampung04. (*).

Laporan/Editor: M Furqon/Rls.



Leave a Comment