Ketua PWI Atal Depari: Saya Tunggu Undangan Tubaba

img
Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari (kanan) menerima bingkisan dari Ketua PWI Tubaba Edi Zulkarnain.

MOMENTUM, Jakarta--Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, berkunjung ke PWI Pusat, Kamis (26-11-2020).

Tiba di Gedung Dewan Pers di Jakarta, rombongan PWI Tubaba disambut Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Mirza Zulhdi, dan Ketua Panitia HPN 2021 Auri Jaya yang merupakan Direktur media JPNN. 

"Saya bangga atas kekompakan PWI Lampung, khususnya PWI Tubaba. Ini yang pertama sepanjang tahun 2020. PWI Pusat menerima dikunjungi anggota PWI dari daerah dalam jumlah yang banyak," kata Atal.

Kemudian Atal menyebut penampilkan para pengurus PWI Tubaba yang tampak cerah dengan mengenakan pakaian seragam yang memancarkan keceriaan. Menurut dia, kondisi itu tidak terlepas dari gaya kepemimpinan Bupati Tubaba, Umar Ahmad. 


"Saya yakin, keceriaan dan kekompakan PWI Tubaba pasti ada peran Bupati Tubaba. Ini merupakan suatu kebanggaan. Saya yakin kegiatan ini menjadi edukasi anggota PWI untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta memperdalam kemampuan sebagai wartawan yang profesional," ungkapnya 

Menurut Atal, Bupati Umar Ahmad salah satu kepala daerah di Indonesia yang pantas menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, sebab mampu menciptakan pembangunan yang berbasis kebudayaan dengan pesat. 

"Saya ingin ke Tubaba Lampung, saya tunggu undangan dari Tubaba. Saya berharap PWI Tubaba dapat membuat program dan saya langsung yang akan hadir, jika diundang PWI Tubaba. Seperti melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan. Atau jika memang Tubaba siap menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional, akan kita lakukan," ungkap Atal. 

Sementara itu Ketua PWI Tubaba Edi Zulkarnain, mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Ketua Umum PWI Pusat sehingga telah menerima langsung agenda kunjungan tahunan PWI Tubaba meski di masa pandemi Covid-19. 

"Kunjungan ini merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu program PWI Tubaba untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme wartawan PWI Tubaba. Kegiatan ini yang seharusnya telah kami laksanakan pada Maret 2020. Namun tertunda lantaran Covid-19, sehingga baru November 2020 ini bisa kami laksanakan," kata Edi.

Edi menjelaskan, Safari Jurnalistik yang diikuti 37 peserta dari 50 anggota PWI Tubaba, telah dipersiapkan dengan matang dan memperketat standar protokol kesehatan, sehingga selama kegiatan berlangsung dapat berjalan dengan baik. 

"Sebelum hadir di ruang terhormat ini seluruh peserta sudah dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif, sehingga dinyatakan sehat oleh tim medis RSUD Tubaba. Penggunaan masker dan hand sanitizer atau sering mencuci tangan kami perketat. Semoga segala ilmu pengetahuan yang Ketum berikan kepada kami dapat meningkatkan kemampuan kami du dunia Jurnalistik khususnya PWI Tubaba," katanya. (*)

Laporan: Solihin

Editor: M Furqon.



Leave a Comment