Konsolidasi, Pengprov Persani Susun Program Pembinaan Pesenam

img
Ketua Pengprov Persani Lampung Reihana

MOMENTUM, Bandarlampung--Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Lampung melaksanakan konsolidasi kepengurusan baru periode 2021-2025.

Ketua Pengprov Persani Lampung Reihana menyebutkan, konsolidasi itu guna menyiapkan pelantikan kepengurusan baru dan penyusunan program.

"Kami masih dalam posisi konsolidasi kepengurusan. ulai dari mempersiapkan pelantikan pengurus baru dalam waktu dekat, hingga penyusunan program-program pokok pembinaan senam di Lampung," kata Reihana beberapa waktu lalu.

Menurut Reihana, Persani Lampung mempunyai tanggung jawab yang berat dalam mempertahankan prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua.

Karena itu,  Persani harus menyusun program yang terfokus pada persiapan atlet ke PON tersebut.

“Tanggungjawab kami berat. Kita pemegang medali emas di tiga nomor yang berbeda. Yakni Ritmik, aerobik dan artistik. Maka pekerjaan kita tetap berat selama ini dan harus terfokus ke sana (PON-red)," jelasnya.

Reihana mengajak seluruh pengurus Persani Lampung untuk menyatukan pikiran, memberikan perhatian dalam perjuangan menuju PON.

Sementara, Pelatih Senam Ritmik Yulianti menegaskan, selama ini pesenam Lampung secara intensif latihan di gedung senam Idola Bandarlampung.


“Kami mungkin salah satu cabang yang melakukan latihan tidak hanya berdasarkan even, karena sepanjang waktu kami tetap berlatih. Senam Ritmik memerlukan kontinyuitas dalam latihan, karena berkaitan dengan banyak hal, baik elemen, koreo dan berbagai gerakan yang setiap waktu selalu berkembang dan harus diikuti, minimal dipantau pergerakan dan perkembangan senam dunia,” terangnya.

Mantan Ratu Senam Ritik Indonesia itu melaporkan tentang kegiatan latihan hingga training camp anak asuhnya di Bulgaria beberapa waktu lalu.

“Kami mengikuti training camp di Bulgaria dan mendapatkan banyak teknik yang baru, serta teknik pengembangannya. Ini sangat baik untuk perkembangan anak-anak kita, dan terus diasah sesampaikan di Lampung kembali,” terangnya.

Selain itu, Yuli juga terus memantau even internasional, secara virtual. Beberapa kesempatan mengikuti online turnamen di negara-negara Eropa untuk mengembangkan teknik dan alat permainannya.

Dilain sisi, pelatih senam Artistik Arif menyebutkan, telag mencoba memilih negara Eropa untuk training camp. Pertama Rumania, namun sampai sekarang negara di Eropa Timur itu masih menutup diri dari tamu luar karena pandemi Covid-19.

“Kami masih menjajaki Rusia. Jika dimungkinkan pada April atau Mei dipastikan kami akan ke sana untuk training camp,” terangnya. (**)

Editor: Agung DW



Leave a Comment