Terseret Tiga Meter, Pelajar SMA Tewas Kecelakaan Lalulintas di Pardasuka

img
Petugas Kepolisian Pringsewu melakukan olah TKP kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang pelajar di Pekon Sukorejo, Kecamatan Pardasuka.

MOMENTUM, Pringsewu -- Diduga gagal menyalip, seorang pengendara sepeda motor dalam tewas dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi di jalan Dusun Sukomaju, Pekon Sukorejo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, pada Senin (26-12-2022).

"Kecelakaan lalu-lintas yang terjadi pada Senin pagi kemarin mengakibatkan satu korban jiwa," kata Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Khoirul Bahri mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, Selasa (27-12-2022).

Dijelaskan Khoirul, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.00 pagi itu melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor Polisi BE 4248 Z dengan truk colt diesel BE 8433 QT.

Sepeda motor dikendarai Rizki Nur Hidayat (14), warga Desa Gunungsari, Kecamatan Waykhilau Kabupaten Pesawaran. Sedangkan truk dikemudikan Arif Muhtadin (42) warga Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, Pringsewu.

Insiden bermula saat kedua kendaraan melaju beriringan dari arah Pekon Sukorejo menuju Pekon Pujodadi Pardasuka. Rizki berusaha mendahului truk. Namun, karena jalannya sempit, sepeda motor Rizki keluar badan jalan dan tergelincir.

"Rizki terpental dan membentur bagian depan truk dan terseret sekitar tiga meter," jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, Rizki Nurhidayat yang masih berstatus pelajar SMA tersebut mengalami luka berat di bagian dada dan meningal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Korban sempat dibawa menuju rumah sakit oleh warga sekitar namun pihak medis menyatakan bahwa korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi," ungkapnya.

Khoirul Bahri menambahkan, kedua kendaraan yang terlibat sudah diamankan di Mapolres Pringsewu. Pengemudi truk yang terlibat dalam insiden tersebut juga sedang dimintai keterangan penyidik unit Gakkum. "Kasus tersebut masih kami dalami," katanya.

Khoirul mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan alat keselamatan berkendara serta tidak mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, pihaknya mengaku akan fokus pada pembinaan kesadaran berlalulintas kepada masyarakat. Khususnya pelajar yang selama ini banyak menjadi korban kecelakaan di jalan raya. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos