Ngeri! Geng Motor Bacok dan Rusak Lima Mobil di Bandarlampung

img
Ilustrasi geng motor.

MOMENTUM, Bandarlampung--Satreskrim Polresta Bandarlampung mengamankan empat orang yang diduga anggota geng motor. Keempat anak di bawah umur itu diduga tergabung dalam geng motor yang menganiaya warga.

Peristiwa penganiayaan yang terjadi di Jalan Cendana Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung, Minggu (14-5-2023) itu juga menyebabkan lima mobil mengalami rusak parah diantaranya HRV, Vios, Yaris dan dua Xenia.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, para pelaku melakukan penganiayaan dan pengerusakan itu tergabung dalam anggota geng motor.

“Korban bersama rekan-rekannya sedang nongkrong, kemudian datang segerombolan orang tidak dikenal, langsung memukul korban dan merusak beberapa kendaraan yang terparkir," kata Dennis.

Setelah mendapatkan laporan kejadian itu, dia melanjutkan, tim segera menyelidiki keberadaan para pelaku.

Kemudian, Dennis menjelaskan, Tekab 308 mendapat informasi keberadaan para pelaku di Jatiagung Lampung Selatan, dan mengamankannya.

Setelah ditangkap, para pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan terhadap korban.

Dari penangkapan itu, petugas mendapatkan dua buah senjata tajam jenis celurit. "Para pelaku saat ini sudah diamankan, dan dalam pemeriksaan serta pengembangan," kata dia.

Para pelaku dikenakan pasal pengerusakan secara bersamaan, turut membantu kejahatan dan membawa senjata tajam seperti tertuang dalam pasal 170 KUHP sub pasal 406 KUHP Jo pasal 55, 56 KUHP dan undang undang darurat tahun 1951.

Terpisah, salah satu korban Novrianto (28) menerangkan, kejadian itu terjadi ketika sedang nongkrong dengan teman-temannya di wilayah Kecamatan Enggal, Minggu (14-5).

"Jadi saya itu lagi nongkrong di Pahoman, tiba-tiba puluhan anggota geng motor datang dari arah Graha Husada tanpa basa-basi langsung nyerang kami, mobil dihancurin, dipecahin kacanya," kata Novrianto, Senin (15-5-2023).

Dia juga menyebutkan, salah satu temannya yakni Iqbal, mencoba mengejar dan melawan, namun terkena sabetan celurit sehingga ibu jari sebelah kanan putus.

"Mereka bawa sajam semua panjang-panjang hingga satu meter. Kira-kira tiga puluh orang naik motor berboncengan semua. Masih anak tanggung semua seperti masih pelajar," ungkap dia.

Dia mengaku, tidak mengenali para pelaku dan sebelumnya tidak pernah punya masalah dengan gerombolan geng motor itu.

"Kami tidak kenal, mereka datang langsung nyerang. Saya aja kena gesper gir di punggung hingga luka," jelas dia.(**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos