MOMENTUM, Pringsewu--Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu terus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagai langkah strategis menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi edukasi keselamatan berlalu lintas di SMP Negeri 3 Sukoharjo, dalam program Police Goes to School, Senin (12-1-2026).
Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kebutuhan bersama yang harus dibentuk sejak bangku sekolah.
Satlantas Polres Pringsewu menilai pendidikan sejak dini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kehadiran jajaran Satlantas Polres Pringsewu sebagai pembina upacara bendera.
Kanit Kamseltibcarlantas Aiptu Yuliansyah Idrus pada amanatnya menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi edukasi yang membahas dasar-dasar keselamatan berlalu lintas, ketentuan penggunaan kendaraan bermotor, serta risiko dan dampak pelanggaran lalu lintas, khususnya bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan berkendara.
Terpisah Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan mengatakan, pendekatan edukatif menjadi pilihan utama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Menurutnya, pemahaman yang ditanamkan sejak dini akan lebih efektif dibandingkan penindakan semata.
“Edukasi adalah langkah awal dan paling penting. Kami ingin pelajar memahami tujuan dan manfaat aturan lalu lintas, bukan hanya mematuhinya karena takut sanksi,” ujar Iptu I Kadek Gunawan.
Dia menuturkan, usia pelajar merupakan fase yang rentan terhadap pelanggaran lalu lintas, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor sebelum cukup umur. Oleh karena itu, pembekalan pengetahuan dan kesadaran tentang keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa program Police Goes to School juga bertujuan membangun hubungan yang positif antara kepolisian dan lingkungan sekolah, serta menanamkan kesadaran hukum secara humanis kepada generasi muda.
“Harapannya, para pelajar tidak hanya tertib saat ini, tetapi juga tumbuh menjadi pengguna jalan yang beretika di masa depan, bahkan mampu menjadi agen perubahan di keluarga dan lingkungannya,”imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Sukoharjo, Sabar, menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menilai kegiatan ini selaras dengan upaya pembentukan karakter siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Satlantas Polres Pringsewu. Edukasi tertib berlalu lintas ini memberikan nilai penting bagi pembentukan disiplin dan kepedulian siswa terhadap keselamatan,” ujarnya.
Ia menilai, materi yang disampaikan tidak hanya mengajarkan aturan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kesadaran akan risiko yang dapat terjadi akibat kelalaian di jalan raya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mematuhi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Menurutnya, sinergi antara sekolah dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta mendukung terwujudnya generasi muda yang sadar hukum dan keselamatan. (**)
Editor: Agus Setyawan
