MOMENTUM, Bandarlampung -- Sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Solidaritas 635 bergotong royong memperbaiki ruas jalan penghubung antara Desa Purwotani, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, dan Desa Sindanganom, Kecamatan Sekampungudik, Lampung Timur, Sabtu (4/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Warga Purwotani dan Sindanganom Rindukan Jalan Layak Dilewati
Tokoh masyarakat Purwotani, Venustar Efendi, mengatakan kegiatan gotong royong dilakukan secara spontan karena warga prihatin dengan kondisi jalan yang membahayakan.
Warga gotong-royong tambal jalan rusak, akses antarkabupaten. Foto: Ikhsan.
“Keluhan ini sudah berlangsung lama, bahkan lebih dari sepuluh tahun. Kami tergerak karena kasihan melihat warga, terutama petani dan pelajar, yang harus melintas setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, kecelakaan ringan seperti pengendara motor yang terpeleset sudah sering terjadi di jalur tersebut. Dengan peralatan seadanya, warga berupaya meratakan permukaan jalan. Sejumlah operator traktor yang melintas juga turut membantu.
Kerusakan jalan tersebut dinilai berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani, serta mengganggu akses pendidikan bagi pelajar.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut secara permanen.
“Kalau hanya mengandalkan swadaya, kemampuan kami terbatas. Kami berharap ada perhatian pemerintah,” kata Venustar.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Sumargo, yang menilai perbaikan sementara ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah.
“Minimal agar pengendara lebih aman. Kalau dibiarkan, anak-anak kami yang terus berisiko saat berangkat sekolah,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana perbaikan permanen jalan penghubung antar-kabupaten tersebut. (**)
Editor: Muhammad Furqon
