MOMENTUM, Bandarlampung -- Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menorehkan prestasi pada ajang Grand Final Muli Mekhanai Kota Bandarlampung 2026 yang digelar di Gedung Semergou Pemerintah Kota Bandarlampung, Senin (27/4/2026).
Mahasiswa tersebut yakni Yoglenndy Joshbert D.T yang berhasil meraih Juara 1 Mekhanai Kota Bandarlampung 2026, serta Anggita Hasiani Harahap yang meraih gelar Muli Photogenic.
Keberhasilan Yoglenndy diraih setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari audisi, wawancara, talent show, masuk 15 besar, visit, karantina, hingga deep interview sebelum tampil di malam grand final.
“Persiapannya cukup panjang, dari awal sampai grand final ini benar-benar menguji mental, penampilan, dan juga pengetahuan kami,” ujar Yoglenndy.
Ia mengatakan, setiap tahapan seleksi bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan mengembangkan diri bersama peserta lainnya.
“Yang paling penting itu percaya diri. Kita tidak boleh minder melihat peserta lain. Justru saat karantina kami belajar bersama dan saling mendukung, karena setiap orang punya kelebihan masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Anggita Hasiani Harahap berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton dengan meraih gelar Muli Photogenic berkat penampilan serta kepercayaan dirinya di depan kamera.
Ketua Program Studi Sistem Informasi IIB Darmajaya, Wasilah, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua mahasiswa tersebut. Menurutnya, ajang Muli Mekhanai menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
“Program Studi Sistem Informasi sangat mendukung kegiatan positif mahasiswa. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya menunjukkan kemampuan personal, tetapi juga memperlihatkan kualitas dan keunggulan mahasiswa Sistem Informasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut membuktikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berprestasi di ajang bergengsi tingkat daerah.
Ajang Muli Mekhanai Kota Bandarlampung sendiri merupakan wadah pembentukan karakter, intelektualitas, serta kemampuan komunikasi generasi muda Lampung.(**)
Editor: Muhammad Furqon
