MOMENTUM, Panaragan -- Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Tiyuh Panaraganjaya Indah, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menjadi sorotan warga.
Berdasarkan laporan realisasi Dana Desa 2025 sebesar Rp1 miliar (Rp1.022.913.000), sejumlah kegiatan dinilai perlu mendapat penjelasan lebih lanjut dari pemerintah tiyuh terkait pelaksanaan dan penggunaan anggarannya.
Salah satunya kegiatan pemeliharaan jalan lingkungan yang tercatat dikerjakan secara swakelola dengan nilai anggaran lebih dari Rp16 juta.
Selain itu, terdapat kegiatan operasional pemerintah desa yang bersumber dari Dana Desa dan dikerjakan secara swakelola dengan nilai lebih dari Rp29 juta.
Warga juga mempertanyakan anggaran pengadaan dan penyelenggaraan pos keamanan desa yang tercatat bernilai lebih dari Rp26 juta.
Seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan maupun rehabilitasi pos keamanan desa pada tahun 2025.
"Setahu saya tidak ada pembangunan baru atau perbaikan gardu ronda tahun lalu. Kondisinya masih seperti yang dibangun beberapa tahun lalu," ujarnya kepada Harian Momentum, Jumat (5/6/2026).
Selain itu, sejumlah warga mempertanyakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan bidang kesehatan yang tercantum dalam laporan penggunaan Dana Desa.
Seorang kader posyandu mengatakan jumlah kader aktif di Tiyuh Panaraganjaya Indah hanya enam orang. Menurut dia, pelatihan biasanya dilaksanakan oleh puskesmas dengan peserta terbatas.
"Kalau ada pelatihan dari puskesmas biasanya hanya beberapa kader yang ikut secara bergantian. Setelah itu kami berbagi informasi kepada kader lainnya," katanya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya pelatihan khusus yang diselenggarakan di tingkat tiyuh.
"Tidak pernah ada pelatihan khusus di tiyuh. Kami hanya menerima insentif kader sebesar Rp100 ribu per bulan yang biasanya dibayarkan setelah pencairan Dana Desa," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Sementara itu, Sekretaris Tiyuh Panaraganjaya Indah, Winarwan, saat dikonfirmasi mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Tiyuh Moh Ulin Nuha.
"Nanti saya tanyakan dulu kepada Kepala Tiyuh Pak Ulin Nuha," katanya singkat, Senin (8/6/2026).
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Tiyuh Panaraganjaya Indah Moh Ulin Nuha belum memberikan keterangan terkait sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan kegiatan dan penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Warga berharap pemerintah tiyuh dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait pelaksanaan program dan penggunaan Dana Desa. Mereka juga meminta instansi berwenang melakukan pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku guna memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.(**)
Editor: Muhammad Furqon
