Ade Jona Prasetyo Terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI

img
Ade Jona Prasetyo. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Hotel Novotel Bandarlampung menetapkan Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026-2029.

Ade Jona terpilih secara aklamasi dalam Sidang Pleno IV Munas HIPMI yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026). Ia menggantikan Akbar Himawan Buchari yang telah memimpin organisasi pengusaha muda tersebut pada periode sebelumnya.

Proses pemilihan berlangsung setelah dukungan mayoritas Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI mengerucut kepada Ade Jona. Dari total dukungan yang masuk, Ade Jona disebut memperoleh dukungan 33 BPD. Sementara dua kandidat lain, Reynaldo Bryan dan Anthony Leong, mengalihkan dukungannya kepada Ade Jona menjelang proses penetapan. Adapun kandidat lainnya, Afi Kalla, memperoleh dukungan dari lima BPD.

Penetapan Ade Jona sebagai ketua umum disambut meriah oleh peserta Munas yang dihadiri ribuan kader HIPMI dari seluruh Indonesia. Setelah penetapan tersebut, forum juga menyepakati pembentukan tim formatur untuk menyusun kepengurusan BPP HIPMI periode mendatang.

Munas XVIII HIPMI berlangsung pada 10-11 Juni 2026 di Bandar Lampung dengan mengusung tema "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional". Forum tertinggi organisasi ini dihadiri lebih dari 2.000 peserta yang terdiri atas pengurus HIPMI daerah, pengusaha muda, serta sejumlah pejabat negara.

Munas secara resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (10/6/2026). Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai wadah lahirnya pemimpin ekonomi nasional sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Penyelenggaraan Munas di Lampung menjadi momentum penting bagi daerah tersebut karena untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah forum nasional HIPMI. Pemerintah Provinsi Lampung berharap kegiatan ini mampu memperkuat jejaring investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos