MOMENTUM, Jakarta -- Sorotan terhadap keikutsertaan Daffa Ulhaq dalam kunjungan kerja Wakil Presiden terus meluas. Selain dari Rektor UI, Aliansi Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (IKM FIB UI) ikut angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi.
Melalui pernyataan sikap kelembagaan di akun Instagram resmi `@bemfibui`, mereka menegaskan bahwa Daffa yang ikut dalam rombongan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke NTT hingga Papua bukan merupakan utusan resmi organisasi mahasiswa. Langkah tegas ini diambil untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi di ruang publik.
BACA JUGA: UI Tidak Pernah Utus Mahasiswa Ikut Agenda Wapres
Aliansi yang terdiri dari BEM FIB UI dan seluruh Himpunan Mahasiswa se-FIB UI ini membenarkan status Daffa. Ia merupakan mahasiswa aktif Program Sarjana Program Studi Ilmu Sejarah FIB UI.
Namun, keterlibatannya dalam agenda kenegaraan tersebut murni keputusan pribadi. IKM FIB UI menyatakan sama sekali tidak terlibat ataupun memberikan persetujuan terkait keberangkatan itu.
"Kehadiran, partisipasi, maupun penggunaan atribut kampus berupa jaket almamater oleh yang bersangkutan dilakukan dalam kapasitas personal. Sama sekali tidak mewakili sikap IKM FIB UI, BEM FIB UI, maupun Himpunan Mahasiswa di lingkungan FIB UI," tulis pernyataan resmi tersebut.
IKM FIB UI menambahkan, segala tindakan Daffa berada di luar garis koordinasi lembaga intra-kampus. Tindakan itu dinilai sebagai inisiatif pribadi atau terafiliasi dengan penugasan pihak eksternal.
Saat ini, IKM FIB UI tengah melakukan investigasi internal. Mereka menelusuri rincian data lapangan, afiliasi keberangkatan, motif personal, hingga adanya instruksi penggunaan jaket almamater UI dalam kunker tersebut.
"Kami menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada otoritas universitas. Kami berharap proses berjalan objektif berdasarkan fakta yang terverifikasi," lanjut pihak IKM FIB UI.
Melalui momentum ini, organisasi mahasiswa FIB UI kembali menegaskan komitmen mereka. Mereka menolak segala bentuk intervensi dan kooptasi politik praktis dari lingkar kekuasaan.
"Aliansi IKM FIB UI menegaskan bahwa independensi mahasiswa adalah harga mati. Kami menolak tunduk pada upaya domestikasi gerakan. Kami akan terus berdiri tegak menjaga marwah akademik dan nalar kritis," tegas mereka.
Sebelumnya, Wapres Gibran mengajak lima mahasiswa dari berbagai universitas, termasuk UI, dalam kunker pada 18–21 Juni 2026. Salah satu agenda utama rombongan adalah meninjau langsung operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.(*)
Editor: Muhammad Furqon
