MOMENTUM, Pringsewu--Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali menggelar agenda Ngopi Serasi (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi) edisi ke-29 di halaman Masjid Nurul Huda, Pekon Persiapan Kresnomulyo Barat, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan peletakan tapal batas antara Pekon Persiapan Kresnomulyo Barat dengan Pekon Kresnomulyo sebagai pekon induk.
Selain itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar SMPN 2 Ambarawa, mengunjungi Pondok Pesantren Raudlatul Muttaqin, serta membuka Gerakan Pangan Murah.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu sekaligus Bunda PAUD Ny. Rahayu Pamungkas menghadiri kegiatan parenting di TK Raudlatul Ulum.
Bupati Riyanto Pamungkas mengatakan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Pembangunan yang hebat dan berhasil tidak lahir hanya dari meja kerja pejabat, tetapi dari keringat, masukan, dan partisipasi masyarakat di tingkat pekon,” kata Riyanto.
Melalui Ngopi Serasi, lanjutnya, pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan di wilayahnya.
“Insya Allah, setiap catatan dan aspirasi yang disampaikan hari ini tidak akan berhenti di ujung meja. Jika menjadi kewenangan kabupaten, perangkat daerah terkait akan langsung bergerak. Namun jika menjadi kewenangan provinsi atau pusat, akan kita kawal dan perjuangkan bersama,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta instansi vertikal.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat menjaga situasi daerah agar tetap aman, damai, dan kondusif. Ia mengajak warga memperkuat semangat Jejama Secancanan sebagai bentuk gotong royong, kebersamaan, dan sinergi dalam membangun Pringsewu.
Sejumlah aspirasi disampaikan warga dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Sunarsih, seorang guru TK, yang meminta bantuan buku cerita anak dan buku iqra. Warga lainnya mengusulkan perbaikan jalan serta pemasangan lampu penerangan jalan.
Berbagai usulan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan. (*)
Editor: Muhammad Furqon
