MOMENTUM, Pringsewu--Sejumlah senjata tajam diamankan aparat kepolisian saat kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi di sentra kuliner Maliosewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (27/6/2026), di tengah persiapan pertunjukan seni penyambutan.
Senjata tajam tersebut diamankan oleh jajaran Polres Pringsewu dari pelaku seni tari tradisional yang akan tampil dalam rangka penyambutan kedatangan rombongan Presiden di kawasan Pekon Bulokarto, Kecamatan Gadingrejo.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi karena benda tajam tersebut berpotensi membahayakan di tengah kerumunan masyarakat.
“Tadi kami mengamankan senjata tajam dari para pelaku pentas seni,” kata Kapolres, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, senjata tajam itu merupakan properti yang digunakan dalam pertunjukan seni daerah, namun tidak disertai koordinasi dengan pihak kepolisian sebelum kegiatan berlangsung.
“Bukan untuk aksi kriminal, tetapi sebagai properti pertunjukan. Namun tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pihak kepolisian,” ujarnya.
Menurutnya, setiap penggunaan benda yang berpotensi membahayakan dalam kegiatan berskala besar harus melalui koordinasi pengamanan, terlebih dalam agenda yang melibatkan tokoh nasional.
“Kami akan lakukan pendalaman karena kegiatan tersebut tidak dikoordinasikan sebelumnya,” tegasnya.
Setelah diamankan, pertunjukan seni tetap dilanjutkan tanpa penggunaan senjata tajam. Rangkaian penyambutan kemudian berlangsung dalam kondisi tertib dan terkendali.
Meski sempat terjadi penanganan di lokasi, kunjungan Jokowi di sentra kuliner Maliosewu tetap berlangsung. Dia terlihat menyusuri area UMKM, menyapa warga, serta berdialog dengan para pedagang. Sekitar 150 stan kuliner turut meramaikan kawasan tersebut.
Ketua DPD PSI Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari safari Jokowi di Lampung sekaligus ajang silaturahmi dengan masyarakat.
“Beliau berpesan agar kader PSI tetap hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Rusdianto.
Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan pengamanan aparat kepolisian di seluruh area dan berjalan kondusif.(*)
Editor: Muhammad Furqon
