MOMENTUM, Bandarlampung--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan sejumlah cabang olahraga (cabor) potensial menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Melalui Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria, KONI Lampung telah memanggil tiga cabor, yakni drum band, barongsai, dan gulat, untuk membahas strategi pembinaan serta kesiapan atlet menuju PON mendatang.
Riagus mengatakan, drum band dan barongsai menjadi perhatian karena memiliki potensi besar dalam perolehan medali. Cabor drum band memiliki peluang memperebutkan sekitar 20 medali, sedangkan barongsai sekitar 10 medali.
Menurut dia, kedua cabor tersebut juga memiliki keunggulan dari sisi kemandirian pembiayaan maupun ketersediaan peralatan sehingga tidak menghadapi kendala besar dalam proses pembinaan.
"Fokus utama kita mendorong cabor agar mengoptimalkan seleksi atlet dan menyusun program latihan jangka panjang. Jangan sampai cabor yang memiliki potensi medali besar justru gagal lolos ke PON 2028," ujar Riagus.
Untuk cabor barongsai, KONI Lampung mendorong perluasan penjaringan atlet dengan menggelar berbagai kejuaraan. Dalam waktu dekat, akan dilaksanakan kejuaraan barongsai yang melibatkan sekitar lima klub dari Metro dan Bandarlampung.
Ajang tersebut diharapkan dapat menjaring atlet potensial sekaligus mempersiapkan nomor-nomor pertandingan yang berpeluang menyumbangkan medali bagi Lampung.
Sementara itu, cabor gulat juga terus melakukan persiapan menghadapi babak kualifikasi PON. Pengurus Provinsi (Pengprov) Gulat Lampung saat ini fokus melakukan pembinaan terhadap sedikitnya enam atlet andalan yang diproyeksikan tampil dalam kualifikasi mendatang.
KONI Lampung berharap pembinaan sejak dini terhadap cabor potensial tersebut mampu meningkatkan peluang atlet Lampung menembus PON dan meraih prestasi terbaik bagi daerah.(*)
Editor: Muhammad Furqon
