Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPBD Lampung Keluarkan 9 Imbauan

img
Imbauan BPBD Lampung terkait erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama jika tidak mendesak, untuk menghindari paparan abu vulkanik.

"Masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah apabila tidak mendesak guna menghindari paparan abu vulkanik," ujar Aswarodi, Sabtu 5 September 2026.

BPBD juga meminta masyarakat menjauhi kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius minimal lima kilometer serta menghindari wilayah pantai dan pesisir.


Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, BPBD mengimbau menggunakan masker. Jika tidak tersedia, masyarakat dapat menggunakan kain basah sebagai pelindung sementara dari paparan abu vulkanik.

Untuk mengantisipasi abu masuk ke dalam rumah, warga diminta menutup jendela, pintu, dan ventilasi. Abu yang menempel di sekitar rumah juga disarankan dibersihkan menggunakan air dan tidak disapu dalam kondisi kering agar partikel abu tidak kembali beterbangan.

Aswarodi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Warga yang mengalami gangguan pernapasan atau iritasi diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, masyarakat diminta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen atau berkas penting, perlengkapan kebutuhan dasar, serta obat-obatan yang diperlukan.

"Pantau terus informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD Provinsi Lampung untuk mendapatkan informasi gempa secara real time serta perkembangan status Gunung Anak Krakatau," kata Aswarodi.

BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti arahan resmi pemerintah selama kondisi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos