MOMENTUM, Bandarlampung--PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang mengantisipasi ancaman kejahatan digital yang kian kompleks dengan menggelar kegiatan Awareness Bahaya Serangan Siber di lingkungan kerja setempat, Rabu (29-10-2026).
Kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber dari kepolisian, Kanit 2 Subdit V Ditreskrimsus Polda Lampung Iptu Donal Afriansyah, S.H., M.H., sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sistem informasi serta keberlangsungan operasional pelabuhan berbasis teknologi digital.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili Manager Kepatuhan Bisnis, Weriyanto Febriyadi, menegaskan bahwa keamanan siber saat ini telah menjadi kebutuhan krusial yang menuntut peran aktif seluruh lini pekerja, bukan semata tanggung jawab tim teknologi informasi (TI).
"Kesadaran keamanan siber harus menjadi budaya kerja. Setiap pekerja memiliki peran kunci dalam mencegah kebocoran data dan serangan siber, mulai dari menjaga kerahasiaan akun pribadi hingga mewaspadai tautan atau informasi mencurigakan," ujar Weriyanto.
Dalam pemaparannya, Iptu Donal Afriansyah mengupas berbagai modus kejahatan siber yang kerap menyasar sektor strategis, seperti phishing, pencurian data, penyalahgunaan akses, hingga penyebaran malware. Ia menyebut sektor kepelabuhanan menjadi target riskan karena sistem layanannya telah terintegrasi secara digital.
"Gangguan siber di pelabuhan tidak hanya berdampak pada kebocoran data, tetapi berpotensi melumpuhkan operasional serta pelayanan kepada pengguna jasa. Oleh karena itu, penguatan literasi keamanan siber merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Good Corporate Governance yang tangguh," jelas Donal.
Melalui agenda berorientasi pencegahan ini, Pelindo Regional 2 Panjang menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pelayanan pelabuhan yang tidak hanya modern dan canggih secara digital, tetapi juga aman, andal, serta berkelanjutan.(**)
Editor: Agus Setyawan
