Tanggamus Deklarasi Zona Integritas Bebas Korupsi

img
Deklarasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi. Foto. Glh.
Tanggamus

Harianmomentum.com--Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Tanggamus melakukan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Deklarasi diikuti Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Wakil Bupati AM Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Arh. Anang Hasto Utomo, Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Kajari Tanggamus David Palapa Duarsa, Ketua PN Kotaagung Ardhi Wijayanto, Kalapas Kotaagung Sohibur Rachman, Kepala BPN/ATR Sudarman Harjasaputra, Kepala Kantor Kemenag Murdi Amin dan Perwakilan Jurnalis Edi Herliansyah.

Deklarasi dilaksanakan usai Pengambilan Sumpah Jabatan Panitia Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Satuan Tugas Fisik, Satuan Tugas Yuridis dan Satuan Tugas Administrasi di Kompleks Kantor Badan Pertanahan  Nasional (BPN) Tanggamus, oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanggamus Sudarman Harjasaputra, Senin (4-2-19).

Usai dilantik, Sudarman mengatakan, Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM didasari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi No.52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan instansi pemerintah.

“Lembaga kami bukan lembaga sempurna tapi terus berupaya mewudkan BPN Tanggamus bebas dari pungli. Karena itu, saya ingatkan kepada seluruh pegawai BPN Tanggamus untuk patuh dan bekerja sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya. 

Kemudian terkait PTSL, Sudarman mendekati bahwa PTSL merupakan program prioritas nasional yang harus disukseskan. Untuk mewujudkan hal itu tentu perlu peran dan dukungan semua pihak

PTSL merupakan program prioritas nasional yang harus disukseskan. Untuk mewujudkan hal itu, perlu peran semua pihak. ”Kami ingin PTSL 2019 ini sukses dan tepat waktu. Tentunya perlu dukungan seluruh komponen," katanya. 

Pada 2018, BPN menyelesaikan 33.900 sertifikat. Dari jumlah itu, 448 di antaranya sertifikat tempat ibadah dan 290 aset Pemkab serta Pekon. 

Jumlah tersebut menjadikan Tanggamus terbanyak se - Sumatera. Ini berkat dukungan semua pihak. Semoga tahun 2019, kesuksesan tersebut bisa diulang, jelasnya. (glh/jal).



Leave a Comment