Abdul Hakim Paparkan Programnya saat Terpilih Jadi Senator

img
Calon DPD RI Abdul Hakim saat memaparkan programnya.

Harianmomentum.com--Calon DPD RI Abdul Hakim menjanjikan 8 program utama, 8 program pendukung dan 22 program terapan. Program tersebut dikemas dalam sebuah buku berjudul 'Menjunjung Lampung dengan Semangat Ampang Pungu'.

Demikian terungkap saat bincang bedah buku yang digelar di Rumah makan Garuda, Bandarlampung, Kamis (14-2-2019).

Dia memaparkan, 8 program utama yang dimaksud adalah infrastruktur jalan, infrastruktur perairan, infrastruktur pertanian, penurunan angka kemiskinan, pemuda dan olahraga, pendidikan peningkatan mutu, pariwisata Go Global dan sumber daya manusia/ tenaga kerja terampil.

Sedangkan 8 program pendamping yakni layanan pengobatan dan kesehatan untuk keluarga tidak mampu, yakni 1 kecamatan 1 mobil kesehatan, pendidikan gratis sejak jenjang SD hingga SMA dan subsidi untuk jenjang perguruan tinggi, kemudian jaminan pekerjaan berpendapatan layak untuk setiap kepala keluarga, perumahan sebagai salah satu hak dasar warga provinsi Lampung sampai 22 rumah/tahun/desa, jaminan perawatan dan fungsi bendungan dan irigasi di seluruh lampung, 90 persen bendungan difungsikan, studi lapangan ke Thailand untuk kelompok tani yang unggul, jaminan kemudahan dalam pengurusan administrasi kependudukan, gaji untuk guru ngaji dan Marbot, guru honorer sesuai jam kerja. Serta 22 program terapan.

Abdul Hakim menyatakan, dirinya mendukung banyak bendungan untuk penampungan air dibangun di provinsi Lampung, agar saat musim hujan, air itu tidak langsung ke lautan.

“Membiarkan air lebih lama di darat itu lebih baik, bukan langsung  ke laut. Maka kami mendorong semakin banyak pembangunan bendungan di provinsi ini,“ ujar Abdul Hakim saat berbincang dengan media.

Menurut dia, Pembangunan bendungan dan embung penampungan air itu adalah satu jawaban untuk pertanian, agar menghasilkan kualitas yang baik dari pertanian, karena saat ini air hujan tidak ditampung di darat, sedangkan debit air hujan itu sangat besar, oleh sebab itu program pembangunan embung itu penting.

Selanjutnya terkait dengan program sanitasi lingkungan di Lampung yang kian parah, Mantan anggota DPR RI itu menyebutkan semua pihak harus ampang pungu (ringan tangan).

“Semua program ini harus ampang pungu. Sanitasi adalah kultur,  masih banyak yang belum direalisasi kan ,oleh karena itu program sanitasi harus dilakukan dan bergandengan tangan dari semua pihak,“ kata dia.

Disinggung terkait dengan dia berjanji akan mendorong pemberian gaji bagi Marbot guru ngaji, sementara tidak memasukan agama lainnya, dia mengaku akan menambahkan program tersebut.

“Ini semua bukan untuk 1 golongan Tapi untuk semua anak bangsa , dari semua kepercayaan yang ada di Indonesia,“ ungkap lelaki yang sudah 4 periode menjadi anggota DPR-RI ini

Hal itu menyusul pertanyaan salah satu peserta bedah buku, Nila yang mempersoalkan keberpihakan agama tertentu. (ira)






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos